Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap makhluk memiliki kebutuhannya sendiri-sendiri yang harus dipenuhi. Terutama berkaitan dengan aktivitas fisik.
Manusia membutuhkan energi untuk bertahan hidup yang didapat dari asupan makanan dan minuman. Dan sejatinya, makanan merupakan salah satu bentuk rezeki yang diberikan Allah SWT kepada setiap makhluk-Nya, termasuk manusia.
Tetapi, rezeki tidak akan datang dengan sendiri. Manusia harus berusaha untuk mendapatkan rezeki halal lagi baik untuk diri dan keluarganya.
Usaha yang dilakukan pun tidak selamanya akan berjalan mulus. Ketika usaha sedang sulit tentu berdampak pada rezeki yang didapat.
Nabi Isa 'Alaihis Salam punya doa untuk memperlancar rezeki. Dia tersebut termaktub dalam Surat Al Maidah ayat 114.

Allahumma rabbana anzil 'alaina ma idatam minas samai takunulana 'idal liauwwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khoirur roziqina.
Artinya,
" Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”