Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Wakil Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan.
Dream - Adanya pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait diberhentikannya anggaran pemerintah di 2015, langsung ditepis Wakil Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan. Pihaknya menganggap pemberitaan tersebut mengandung unsur kesalahpahaman.
" Itu tidak benar. Cuma media itu salah mengutip perkataan. Sebenarnya yang dimaksud anggaran pemerintah 2015 untuk MUI belum cair. Bukan diberhentikan," ujar Amirsyah kepada Dream.co.id, Senin, 16 Maret 2015
Amirsyah yang ditemui di sela-sela rapat di kantornya, tidak ingin membahas terlalu lama soal kabar tersebut. Ia juga enggan mengomentari alasan pemerintah belum mencairkannya.
" Saya sudah katakan itu berita tidak benar. Anggaran itu kan diserahkan melalui Kementerian Agama. Kita juga tidak tahu alasannya," ujar Amirsyah sambil berjalan tergesa-gesa.
Dari pemberitaannya yang terkuak, lembaga MUI sudah tidak lagi mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pada tahun anggaran 2015 ini.
Bahkan dana operasional MUI diperoleh melalui sukarelawan dana swadaya dari masyarakat dan pemuka agama di MUI. Ini menjadi tanda tanya besar mengapa pemerintah sampai saat ini belum mencairkan anggarannya untuk lembaga agama Islam yang berdiri tahun 1975 itu.
" Untuk operasional kita menggunakan dana yang ada. Saya tidak bisa ungkapkan dari mana aja," ucapnya.
Sementara Ketua MUI, Din Syamsuddin tidak bisa ditemui dikarenakan tengah tidak berada di kantor. Menurut staf di kantornya, Din kini berada di Kuala Lumpur, Malaysia usai Kongres Umat Islam Indonesia di Yogyakarta pada Februari lalu.
Mengenai anggaran, MUI menyerahkan sepenuhnya soal itu kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI. Seperti dikatakan Amirsyah, MUI tetap mampu menyelenggarakan dua agenda besar, yaitu acara peringatan tahun baru Hijriyah 1 Muharram dan Kongres Umat Islam Indonesia di Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang