Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Pencarian bawah air pesawat Malaysia Airline MH370 dilaporkan akan berakhir pada akhir Mei tahun ini. Tapi seorang ahli berani bertaruh bahwa MH370 tidak mungkin ketemu dalam waktu dekat.
Pakar kelautan (oceanographer) terkemuka Erik van Sebille mengatakan MH370 mungkin baru bisa ditemukan beberapa dekade atau bahkan abad kemudian.
"Bagi samudera seperti Samudera Hindia, MH370 adalah satu titik yang sangat, sangat kecil," kata Van Sebille dikutip Dream.co.id dari laman News.com.au, Sabtu 14 Maret 2015.
Dia menambahkan seperti banyak pesawat atau kapal yang hilang lainnya, penemuan MH370 mungkin bisa memakan waktu waktu yang sangat lama, bisa sampai berabad-abad.
"Banyak sekali puing-puing kuno baru ditemukan saat ini, kadang-kadang tanpa sengaja."
Dia mengumpamakan pencarian MH370 sebagai usaha mencari kunci hilang di kota Sydney yang sedang gelap gulita.
"Jadi ini hanya masalah peruntungan dan terjadi tanpa sengaja," ujarnya.
Meski telah menggunakan teknologi untuk melacak jejak bahan bakar MH370, hingga kini belum ditemukan satu titik terang tentang keberadaan pesawat yang hilang saat melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014 lalu.
Beberapa waktu yang lalu, telah ditemukan tisu pesawat milik Malaysia Airline di pantai barat Australia. Tisu tersebut diduga milik MH370. Namun Van Sebille mengatakan hal itu belum bisa dijadikan bukti kuat.
"Ada banyak sampah di lautan dan kita tidak tahu apakah itu dari pesawat MH370 atau tidak. Kecuali jika kita menemukan bukti jelas seperti bangkai atau sejenisnya namun itu sulit dilakukan," katanya.
Namun ada harapan dari pencarian yang dilakukan melalui penelitian ilmiah yang dilakukan oleh banyak ahli.
"Tidak pernah ada sebuah wilayah besar dasar lautan yang dipetakan secara detail seperti kasus MH370 ini. Kami hanya bisa berharap bahwa itu benar-benar akan membuat beberapa terobosan ilmiah yang luar biasa sehingga tragedi mengerikan ini bisa segera terungkap," ujar Van Sebille.
"Kita hanya tahu sedikit tentang dasar laut. Tapi tahu lebih banyak tentang permukaan Mars."
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari