Pilot MH370 `Ucapkan Perpisahan` ke Kampung Halaman

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 4 Maret 2015 09:16
Pilot MH370 `Ucapkan Perpisahan` ke Kampung Halaman
Ini adalah teori baru tentang hilangnya Malaysia Airline MH370.

Dream - Sebuah teori baru tentang hilangnya Malaysia Airline MH370 dimunculkan oleh seorang pilot senior Inggris, yang biasa menerbangkan pesawat Boeing 777.

Menurut pilot bernama Simon Hardy itu, MH370 diperkirakan terbang di sekitar Pulau Penang, tempat kelahiran sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah sebelum akhirnya meluncur ke lautan.

Diberitakan news.com.au, Rabu 4 Maret 2015, teori baru itu menurut para penyidik dari Australia yang telah berbicara panjang lebar dengan Hardy, dapat dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya itu, teori Hardy yang dipublikasikan di majalah dan situs penerbangan Flight International itu telah mendapat dukungan dari pakar keselamatan udara terkemuka Inggris, David Learmount.

" Sejak Kapten Hardy mengungkap perhitungan tentang lokasi di mana MH370 mengakhiri penerbangannya di Flight International dan Flightglobal, Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) - yang memimpin tim pencarian MH370 - telah berbicara panjang lebar dengannya," kata Learmount.

" Kapten Hardy telah berusaha mengkomunikasikan kalkulasinya kepada ATSB sebelum berbicara kepada kami, tapi karena ATSB mendapat banyak teori yang sebagian besar tidak masuk akal, mereka mengacuhkannya. Sampai akhirnya kami mempublikasikan perhitungan itu pada pertengahan Desember 2014 dan pertengahan Januari 2015," tambah Learmount yang merupakan salah satu pengelola majalah tersebut.

Setelah melakukan analisis independen terhadap data MH370 selama 6 bulan, Kapten Hardy berkesimpulan bahwa setelah lepas landas dari Kuala Lumpur, MH370 kehilangan kontak dengan pengatur lalu lintas udara di atas Laut Cina Selatan.

Kemudian, lanjut Kapten Hardy, setelah alat pelacak pesawat dimatikan, MH370 melakukan manuver 'yang cukup luar biasa'.

Kapten Hardy mengatakan pesawat itu terbang keluar masuk wilayah udara Malaysia dan Thailand sebanyak 8 kali.

" Saya tidak pernah melihat hal seperti itu sebelumnya. Tapi ini adalah cara yang bagus untuk mengecoh para pengatur lalu lintas udara," kata Kapten Hardy.

Tak cuma itu, MH370 juga berbelok tajam menuju Pulau Penang. " Butuh waktu berbulan-bulan untuk sampai pada kesimpulan ini," katanya.

Kapten Hardy menambahkan ia melakukan analisis berdasar pada pengalamannya sendiri terbang melintasi Australia sehingga sampai pada pemahaman bahwa pilot Zaharie Ahmad Shah dari Penang dan kopilot Fariq Abdul Hamid berbelok tajam di udara.

" Kuncinya adalah Ayers Rock," kata Kapten Hardy, merujuk sebuah pulau indah di Australia.

" Saya pernah melakukan manuver seperti itu sambil melihat ke bawah untuk mendapat pemandangan yang indah. Seseorang (Kapten MH370 Zaharie) melakukan penerbangan perpisahan dengan Penang."

" Seseorang melakukan belokan panjang dan melihat Penang dari udara. Itu mungkin satu-satunya petunjuk ke arah pelaku," katanya.

Kapten Hardy juga berkeyakinan bahwa lokasi pencarian di Samudera Hindia saat ini berada di tempat yang berjarak 100 mil laut dari lokasi peristirahatan terakhir pesawat. (Ism0 

Beri Komentar