Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Rentetan insiden pesawat di tanah Melayu menyisakan trauma cukup dalam bagi negara di Asia Tenggara. Dipelopori Australia, Indonesia dan Malaysia tengah menguji coba sistem anti hilang pesawat.
Teknologi canggih ini berupa sistem pelacak yang akan mengecek keberadaan pesawat setiap 15 menit sekali. Sebelum operator hanya bisa memantau pesawat minimal 30-40 menit.
Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss sesumbar teknologi ini sanggup memonitor kondisi abnormal pesawat secara real time.
"Pertama di dunia, tiga negara akan mencoba metode baru pelacakan pesawat di kawasan terpencil," kata Truss seperti dikutip alarabiya.net, Selasa, 3 Maret 2015.
Menurut Truss 90 persen pesawat berbadan lebar telah memiliki teknologi tersebut. Dengan teknologi ini, menara pengawas akan lebih mudah merespon kesulitan atas deviasi yang tengah dialami pesawat.
Rencana besar Australia, Indonesia, dan Malaysia ini muncul setahun setelah hilangnya Malaysia Airline MH370 rute Kuala Lumpur-Beijing yang membawa 239 penumpang.
Airservice Australia Chairman Chief, Marshal Angus Houston berharap, meski bukan senjata pamungkas, teknologi baru ini diharapkan bisa membantu memperbaiki metode pelacakan pesawat disaat solusi lain tengah dikembangkan.
"Ini lompatan besar. Ini bukan hanya perubahan tapi bisa membuat pengawasan pesawat yang melintasi samudera menjadi lebih efektif," katanya.
Menurut Angus, Dengan sistem ini para pelaku industri penerbangan bisa dapat hasil lebih dekat ketika pesawat tengah menghadapi masalah.
"Ini kontras dengan MH370 di mana posisi terakhirnya terdeteksi di Selat Malaka," katanya.
Saat ini armada pesawat berbadan lebar yang sudah memiliki teknologi ini di antaranya model Boeing 380, 777, 330, 340, dan 350.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda