Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Pemerintah Malaysia telah resmi menyatakan bahwa hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 adalah 'kecelakaan'. Dan semua penumpang beserta kru dianggap telah tewas.
Pengumuman melalui televisi yang disampaikan Departemen Penerbangan Sipil (DCA) pukul 6 sore kemarin waktu setempat, mempercepat Malaysia Airlines untuk melanjutkan proses ganti rugi.
Pihak berwenang awalnya bermaksud membuat pengumuman saat konferensi pers Kamis siang, 29 Januari, khusus bagi awak media.
Namun dibatalkan karena tiba-tiba banyak anggota korban kecelakaan menyerbu masuk ke ruang konferensi.
Beberapa anggota keluarga korban penumpang tiba di lokasi konferensi di kantor pusat Departemen Penerbangan Sipil. Mereka 'marah-marah karena tidak diberitahu sebelum konferensi pers'.
Pesawat Boeing 77 hilang pada 8 Maret tahun lalu, tak lama setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing dengan 239 penumpang, termasuk kru.
"Pengumuman ini bukan berarti akhir dari pencarian MH370," kata Direktur Jenderal DCA Azharuddin Abdul Rahman dalam pernyataannya. Dia menambahkan bahwa pencarian pesawat akan terus berlanjut.
(Ism, Sumber: The Guardian)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya