Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Lokasi Pesawat Piper PA-34 Telah Jatuh (ibtimes.com)
Dream - Seorang gadis berusia 7 tahun selamat dari kecelakaan pesawat di Kentucky, Amerika Serikat. Dia juga berjalan kaki menembus dinginnya salju musim dingin untuk mencari pertolongan.
Penuh dengan darah dan hanya mengenakan kemeja lengan pendek, gadis bernama Sailor Gutzler itu keluar dari runtuhan pesawat. Tubuh cilik itu kemudian berjalan kaki menembus suhu yang membeku sejauh tiga perempat mil.
Selain menembus hutan, dia juga menyeberangi sungai kecil. Beruntung, dia pergi ke arah yang benar dan berhasil menemukan tempat tinggal terdekat dari pesawat itu jatuh.
Dia berhasil mencapai rumah penduduk bernama Larry Wilkins, 71 tahun, yang segera menelepon 911 dan polisi tentang kecelakaan pesawat yang dialami Sailor.
" Dia mengatakan ayah dan ibunya sudah meninggal dan dia mengalami kecelakaan pesawat," kata Wilkins.
Sebelumnya pada Jumat malam, 2 Januari 2015, sebuah pesawat Piper PA-34 telah jatuh di Lyon County di wilayah barat Kentucky.
Pesawat itu menewaskan empat orang, termasuk orangtua Sailor, Marty Gutzler (48 tahun) dan istri Kimberly Gutzler (46 tahun), kakaknya Piper Gutzler (9 tahun) dan sepupunya, Sierra Wilder (14 tahun). Semua korban berasal dari Nashville, Illinois.
Kini, keempat jenazah itu dibawa ke Louisville, Kentucky untuk diotopsi. Sementara bangkai pesawat telah diangkut pada hari Minggu kemarin ke sebuah lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan bantuan Sailor, badan keamanan transportasi nasional AS (NTSB) berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat tersebut dalam hitungan 3 hari.
Sebelumnya, pesawat nahas itu diperkirakan akan ditemukan dalam 10 hari ke depan, kata Heidi Moats dari NTSB. Namun Moats tidak menyebutkan penyebab dari kecelakaan pesawat ini.
Marty Gutzler menerbangkan pesawat, yang kemudian dilaporkan mengalami masalah mesin dan kehilangan kontak dengan pengatur lalu lintas udara di sekitar 05:55 CST, kata pihak berwenang.
Petugas pengatur mencoba untuk mengarahkan Marty untuk mendarat di bandara terdekat dari tempat kejadian kecelakaan. Namun sekitar 40 menit kemudian, 911 menerima telepon darurat dari Wilkins.
Federal Aviation Administration mengatakan pada Jumat bahwa pesawat itu lepas landas dari Bandara Regional Tallahassee, Florida dan menuju Mount Vernon, Illinois. Sailor mengatakan kepada polisi bahwa keluarganya baru saja dari Key West, Florida.
Menurut situs FAA, Gutzler adalah pilot komersial dan instruktur penerbangan berlisensi.
(Ism, Sumber: Emirates 24/7)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan