Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Untuk memberikan gambaran Islam yang cinta damai dan mencegah pemuda Muslim Inggris terlibat radikalisasi, polisi anti-teror bergabung dengan komedian muslim negara itu melakukan dakwah melalui film komedi.
"Aku seorang komedian. Aku bukan politikus. Aku hanya mencoba melakukan sesuatu yang positif," kata Humza Arshad, bintang komedi YouTube kepada BBC dikutip OnIslam.net, Jumat 30 Januari 2015.
"Muslim digambarkan dalam cara yang negatif karena ulah segelintir ekstrimis."
Komedian kelahiran Pakistan ini mengatakan, ia ikut bertanggung jawab, sebagai muslim, untuk memberitahu para pemuda bahwa cara mereka salah.
Arshad, dikenal sebagai 'Badman', adalah komedian dari London yang memiliki kanal YouTube dengan lebih dari 40 juta views.
Dengan menggabungkan humor dan ajaran Islam, seri Badman mengupas beberapa masalah yang dihadapi pemuda Muslim Inggris dengan pesan moral di setiap akhir episode.
Awalnya, Arshad memutar dakwah komedinya saat sebuah sekolah menengah di London Timur dan saat itu yang menyaksikan adalah siswa kelas 9.
"Saya pikir film itu berpengaruh karena memberitahu Anda hal yang benar untuk dilakukan dan menjauhi organisasi teroris," kata seorang pelajar.
Sementara yang lain mengatakan, ia lebih terpengaruh oleh Badman daripada polisi, imam atau gurunya.
Kerjasama antara komedian muslim dan polisi ini sebagai bagian dari 'pelajaran anti-radikalisme yang dipimpin oleh seorang polisi anti-teror yang terlatih'. Tujuannya untuk mencegah pemuda Inggris bergabung dengan kelompok radikal di luar negeri.
Rizwaan Chothia, salah satu polisi yang terlibat dalam proyek, memuji pelajaran anti-teror yang dilakukan Badman dan kepolisian.
"Memang sulit untuk mengukur keberhasilan proyek ini, tetapi kami berharap bahwa hal itu akan membuat perbedaan," kata Chothia.
Pemerintah Inggris mengklaim bahwa hingga 500 warga Inggris berangkat ke luar negeri untuk ikut ambil bagian dalam pertempuran di Suriah, dan setidaknya 218 telah kembali.
Pekan lalu, ratusan imam dan tokoh masyarakat menyatakan kemarahan mereka setelah menerima surat dari seorang menteri yang mendesak mereka untuk melawan ekstremisme dalam masjid.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari