Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Remi Emmanuel Plese (The Straits Times)
Dream - Kopilot Remi Emmanuel Plesel diyakini memegang kendali AirAsia QZ 8501 sebelum pesawat tersebut naik dengan kecepatan luar biasa. Informasi itu dimuat oleh sejumlah media luar negeri dengan mengutip sumber yang terlibat dalam penyelidikan kecelakaan 28 Desember silam.
Dikutip Dream dari laman The Straits Times, Kamis 29 Januari 2015, para penyelidik tengah mencari, “faktor yang mengejutkan atau membingungkan kopilot –yang kurang berpengalaman daripada kapten– dan menyebabkan hidung Airbus A320 mengarah ke atas pada sudut luar biasa curam sementara sistim komputer pencegah stall pesawat itu tidak berfungsi atau terlepas.”
Menurut sumber tersebut, pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan 7 kru itu naik ketinggian dengan cepat, mengalami stall atau kehilangan daya angkat, dan kemudian jatuh di laut. Sumber itu mengatakan Kopilot Remi yang berkebangsaat Prancis itu melakukan manuver tersebut untuk menghindari badai yang menghadang penerbangan pesawat dari Sidoarjo menuju Singapura itu.
Turbulensi atau arus naik diduga berkontribusi terhadap naiknya pesawat itu secara dramatis, namun para peneliti tengah mempelajari instruksi pilot (Kapten Irianto) dan sistim kontrol komputer selama proses kenaikan dan penurunan berikutnya.
Peringatan otomatis stall yang berulang-ulang terekam dalam cockpit voice recorder (CVR) saat kopilot dan kapten berjuang untuk mendapatkan kembali kontrol pesawat tersebut.
Hari ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyerahkan laporan awal perihal kecelakaan tersebut kepada Organisasi Internasional Penerbangan Sipil dan pihak-pihak terkait. Laporan awal tersebut tidak akan diumumkan ke publik. Baca Juga: AirAsia Jatuh Karena Kemudi Otomatis Tak Berfungsi Baik? Jika Evakuasi AirAsia Distop, Keluarga Patungan Bayar Penyelam Evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 Distop Isi Laporan Awal Kecelakaan AirAsia Kabel Ganggu Pencarian Korban di Badan Pesawat AirAsia Misteri 'Teriakan' Dalam Kotak Hitam AirAsia Menit-menit Terakhir Sebelum AirAsia Jatuh
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari