Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kecelakaan Maut Outlander (Antara Foto/Muhammad Adimaja)
Dream - Pengguna sosial media (netizen) tengah ramai memperbincangkan sikap aparat kepolisian dalam menangani kasus kecelakaan maut Mitsubishi Outlander, yang menewaskan empat orang di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kemarin malam, penyidik dari Polres Jakarta Selatan tiba-tiba menyatakan pengemudi Christopher Daniel Sjarif negatif menggunakan narkoba.
"Labfor BNN telah melakukan pengujian sampel urine dan darah dari tersangka Christopher dan temannya yaitu Ali, serta satu orang saksi, di mana hasil pemeriksaan terhadap Christopher adalah negatif. Untuk Ali juga negatif," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes (Pol) Wahyu Hadiningrat, dalam konfrensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa malam 28 Januari 2015.
Mengenai pengakuan Christopher sebelumnya yang mengatakan ia memang menggunakan narkoba jenis LSD, Wahyu mengatakan, kesaksian sementara seperti itu tidak bisa dijadikan alat bukti dari sebuah penyidikan kasus.
"Dalam penyidikan kami tidak mengacu pada pengakuan, tapi alat bukti. Maka kami luruskan bahwa hal itu hanyalah pengakuan awal dan tidak bisa dijadikan barang bukti," kata Wahyu lebih lanjut.
Kesimpulan sementara hasil pemeriksaan dan lab yang didapat, ini adalah kasus kecelakaan murni dan tidak ada pengaruh obat-obatan terlarang, sehingga dikenai UU Lalu Lintas pasal 310 ayat 2 dan 4, jonto pasal 311, 312 ayat 2, 3, 4, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara
Keterangan itu berbeda dari yang disampaikan Polda Metro Jaya, sepekan lalu. Christopher dinyatakan menggunakan narkoba jenis Lysergic acid diethylamide atau LSD. Christopher memakai barang haram tersebut bersama sahabat kecilnya Ali.
Namun dari pemeriksaan darah keduanya tidak ada ada unsur alkohol. "Dari hasil tes darah dan urine positif. Zat yang ada narkotika golongan I LSD (Lycergic Acid Diethylamide)," ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes (Pol) Martinus Sitompul di Jakarta, Rabu 21 Januari 2015.
Banyak netizen yang mempertanyakan sikap polisi yang dinilai 'mencla-mencle'. "Awalnya dinyatakan positif, kemudian dibantah hasilnya negatif. Gimana nih pak polisi?" tulis salah satu netizen di media sosial Path.
Rencananya Polda Metro Jaya akan memberikan keterangan resmi siang ini terkait perbedaan keterangan antara mereka dengan penyidik Polres Jakarta Selatan.
(Ism, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya