Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Sembilan bulan telah berlalu, namun kesedihan itu kembali membuncah. Insiden pesawat AirAsia QZ8501 membangkitkan lagi kenangan keluarga korban hilangnya Malaysia Airlines MH370.
"Tragedi ini seolah kembali mengulang kejadian sembilam bulan yang lalu ketika kami mendengar berita MH370," kata Steven Wang yang kehilangan ibu berusia 37 tahun dalam misteri hilangnya pesawat terbesar sepanjang sejarah.
Wang mengaku, bisa merasakan depresi yang dirasakan keluarga korban ketika pesawat AirAsia tak kunjung ditemukan. "Itu sangat mengerikan, sangat mengerikan," ujar Wong mengulang pernyataannya seperti dikutip Dream dari laman Rakyatpost.com, Rabu, 31 Desember 2014.
Saat ini Wang memang menjadi salah satu penggiat aktif yang terus mencari informasi keberadaan MH370 yang hilang 8 Maret lalu.
Insiden AirAsia QZ8501 memang membangkitkan kepiluaan keluarga korban MH370. Upaya pencarian yang melibatkan berbagai negara di dunia tak kunjung mendapatkan hasil. Tak ada tanda-tanda ditemykannya pesawat.
Penemuan pesawat AirAsia QZ8501, ujar Mohamad Khairul Amri Selamat yang keluargnya menjadi korban MH370, diharapkan memberikan pelipur lara bagi keluarga korban.
"Tampaknya takkan ada yang selamat dari insiden QZ8501 yang jatuh ke laut. Saya bergarap otoritas di Indonesia dan negara tetangga bisa menemukan pesawat kurang dari 50 jam sejak dinyatakan hilang," kata Khairul kala itu.
Tak seperti Khairul yang cukup tegar dengan insiden yang membuatnya mengenang kembali tragedi MH370. Keluarga lain justru merasa insiden hampir serupa ini memancing kesedihan baru.
"Seluruh kehidupan kami berantakan saat ini," kata Xu Jinghong yang kehilangan ibunya berusia 65 tahun.
"Berat badan hilang 10 Kg, saya tidak bisa tidur nyenyak dan tak berani melihat foto ibu ataupun memikirkanya," kenang Wong.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
