Anggota Badan Pemenangan Prabowo Ditangkap, Istri: Dua HP Disita

Reporter :
Minggu, 26 Mei 2019 13:16
Anggota Badan Pemenangan Prabowo Ditangkap, Istri: Dua HP Disita
Cathy Ahadianti, istri Mustofa, membenarkan penangkapan suaminya.

Dream - Polisi baru saja menangkap Mustofa Nahrawardaya, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Minggu 26 Mei 2019 dini hari tadi. Ia diduga menyebarkan berita palsu dan ujaran kebencian.

Cathy Ahadianti, istri Mustofa, membenarkan penangkapan suaminya. Dia menjelaskan kronologi penangkapan sang suami oleh petugas dari Direktorat Cyber Mabes Polri.

" Ya dijemput dini hari tadi, saya dampingi jam 3 pagi tadi. Tapi saya jam 7.30 WIB disuruh pulang. Padahal saya mau nunggu suami saya, karena kondisi kesehatanya yang lagi sakit dari pekan kemarin," kata Cathy saat dihubungi Liputan6.com, Minggu, 26 Mei 2019.

Dia menjelaskan, Mustofa ditangkap berdasarkan surat perintah penangkapan dan diharuskan diperiksa pihak berwajib, karena diduga kuat melanggar Undang-Undang ITE lewat cuitannya di akun Twitter pribadi tanggal 24 Mei 2019.

" Tertulis di surat ini ditangkap untuk diperiksa, karena tulisan di Twitter @akuntofa @tofalemontofa hari jumat yang lokasinya di Jakarta Selatan, padahal kami saat itu di Bintaro posisinya, Tangerang Selatan," kata dia.

 

1 dari 2 halaman

Mencari Bantuan Hukum

Saat ini Mustofa diakui Cathy masih kesulitan mencari bantuan tim kuasa hukum. Baik dari pihak partai ataupun BPN 02.

" Mungkin karena ini hari Minggu, saya sudah coba kontak, tapi sementara baru konfirm ada Pak Juju (Sekjen Ikatan Advokat Muslim Indonesia Juju Purwantoro). Kawan yang lain saya masih kesulitan kontak, HP bapak ada dua, semuanya disita," jelas Cathy.

Dalam surat penangkapan yang diterima merdeka.com, Mustofa diamankan berdasarkan laporan polisi LP/B/0507/V/2019/BARESKRIM, tanggal 25 Mei 2019. Dalam penangkapan itu, Mustofa diduga telah mengunggah di media sosial Twitter pribadinya ujaran kebencian dan berbau SARA pada 24 Mei 2019.

Dalam surat penangkapan, Mustofa diduga melanggar Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang 19 Tahun 2016 dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 Undang-Udang Nomor 1 Tahun 1946.

Laporan Muhammad Radityo Priyasmoro/ Liputan6.com

2 dari 2 halaman

Anggota Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Ditangkap Polisi

Dream - Mustofa Nahrawardaya, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, diamankan jajaran Bareskrim Polri, Minggu 26 Mei 2019 dini hari. Dia ditangkap di kediamanya kawasan Jakarta Selatan atas dugaan menyebarkan berita bohong alias hoaks dan ujaran kebencian berbau SARA.

" Sudah jadi tersangka," kata Kasubdit 3 Siber Bareskrim Polri Rickynaldo Chairul saat dikonfirmasi, Minggu (26/5/2019).

 Anggota Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Ditangkap Polisi

Dalam surat penangkapan yang diterima Merdeka.com, Mustofa diamankan berdasarkan laporan polisi LP/B/0507/V/2019/BARESKRIM, tanggal 25 Mei 2019. Dalam penangkapan itu, Mustofa diduga telah mengunggah di akun media sosial Twitter pribadinya ujaran kebencian dan berbau SARA pada 24 Mei 2019.

Dalam surat penangkapan, Mustofa diduga melanggar Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang 19 Tahun 2016 dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 Undang-Udang Nomor 1 Tahun 1946.

Penangkapan itu pun telah dibenarkan juga oleh istrinya yang bernama Cathy. Anggota polisi bersama Ketua RT setempat mendatangi kediamannya sekitar pukul 03.00 WIB.

" (Diamankan) Sebelum sahur. Kita baru mau bangun sahur," ujar Cathy.

Laporan Ronald/ Sumber: Merdeka.com

[crosslink_1]

Beri Komentar
Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah