7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Anies Baswedan (Foto: Instagram @aniesbaswedan)
Dream - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah nama ‘Rumah Sakit Umum Daerah’ di Jakarta menjadi ‘Rumah Sehat untuk Jakarta’. Penamaan ini sudah diberlakukan sejak Rabu, 3 Agustus 2022.
“ Mulai hari ini seluruh (31) RSUD di Jakarta namanya menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta,” tulis Anies Baswedan dalam keterangan Instagram pada Rabu, 3 Agustus 2022.
Melalui penjenamaan (branding) nama baru tersebut, Anies berharap Rumah Sehat untuk Jakarta masyarakat memiliki cara pandang berbeda. Rumah sakit nantinya tak hanya dikunjungi di kala sakit, namun menjadi rujukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya sebagai tujuan dan cara hidup baru.
“ Selama ini Rumah Sakit kita berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif, sehingga orang datang ke RS karena sakit dan ingin sembuh. Di sisi lain pada pandemi kemarin kita menyaksikan pentingnya menjaga kesehatan,” kata Anies.
Peran dari Rumah Sehat untuk Jakarta juga akan ditambah yakni dari aspek promotif dan preventif (pencegahan).
“ Tak sekadar berganti nama, Rumah Sehat Untuk Jakarta merupakan komitmen mewujudkan transformasi layanan kesehatan termasuk di antaranya transformasi digital,” lanjut Anies.
Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menjelaskan upaya tranformasi digital tersebut dalam kolaborasi antara Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Kemenkes yang mengintegrasikan Rekam Medik Elektronik dengan Platform SATU SEHAT.
Platform ini membuka jalan untuk mewujudkan Integrasi Rekam Medik Elektronik di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

(RSUD Tarakan di wilayah Gambir, Jakarta Pusat, salah satu RSUD di ibu kota/Foto: Instagram)
Dinas Kesehatan juga memfasilitasi warga Jakarta dengan berbagai fitur layanan yang terintegrasi di dalam satu platform JakSehat.
Seperti skrining Penyakit Tidak Menular, Skrining Kesehatan Jiwa, Skrining Calon Pengantin, Pencatatan imunisasi serta informasi dan edukasi lainnya.
Anies menyampaikan pesannya kembali, bahwa datanglah ke Rumah Sehat untuk menjadi sehat bukan berorientasi sembuh ketika sudah sakit.
“ Jadi datanglah ke Rumah Sehat, untuk menjadi sehat dan lebih sehat. Mulai rutin melakukan medical and mental health check up, vaksinasi dan imunisasi, dan berbagai kegiatan yang bersifat promotif preventif lainnya. Sehingga rumah sehat ini dirancang benar-benar membuat kita berorientasi pada hidup sehat, bukan sekadar berorientasi sembuh ketika sudah sakit,” pungkas Anies.
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?