Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Julien Blanc (independent.co.uk)
Dream - Sial benar nasib pemuda ini. Di usia yang baru menginjak 25 tahun, Julien Blanc dianggap sebagai salah satu pria paling dibenci di seluruh dunia.
Harian New York Times melaporkan, Blanc mungkin menjadi pria pertama di dunia yang ditolak masuk sebuah negara karena dianggap melecehkan.
Mengutip laman businessinsider.co.id, Selasa, 25 November 2014, pria asal California ini menganggap dirinya sebagai artis. Dia menjalankan usaha kamp pelatihan kencan yang menjamin para pria bisa dengan mudah menaklukkan wanita.
Kehebohan muncul karena Blanc menawarkan jasa konsultasi menaklukkan wanita dengan cara yang nyeleneh. Yakni menggunakan manipulasi alam pikiran, serta yang paling parah dengan cara kekerasan fisik. Untuk bisa mengikuti pelatihan ini, peserta harus membayar US$ 2.000.
Iklan itu pun menuai reaksi keras. Lebih dari 150 ribu warga Inggris menandatangani petisi melarang Blanc masuk negaranya. Sejumlah acara dilarang dihadirinya.
" Pemerintah bisa melarang seseorang masuk jika kehadirannya meresahkan publik. Tindakan keras ini biasanya hanya diberikan kepada aktivitas sayap kanan keras dan tersangka teroris," ungkap laporan The Times.
Belum lama ini, Blanc memang mulai mempromosikan hastg #ChokingGirlsAroundTheWorld di laman Twitter. Tak hanya itu, Blanc juga menyebarkan fotonya dengan pose tangan mencekik leher sejumlah wanita.
Tak hanya Inggris, pemerintah Australia juga menolak permohonan visa Blanc yang diajukan ke British Home Office di saat bersamaan.
Dalam wawancara dengan stasiun CNN, Blanc menggambarkan dirinya sebagai Pria Paling Dibenci di Dunia. Namun Dirinya langsung meminta maaf terhadap semua tindakannya dan menganggap postingan hastag sebagai guyonan mengerikan.
Sayang, Blanc masih membela diri dengan menganggap hastagnya tersebut telah kehilangan konteksnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya