Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Slavik (odditycentral.com)
Dream - Slavik, 55 tahun, adalah seorang pria tunawisma dari kota Lviv, Ukraina. Namun ada yang unik dari gelandangan nyentrik ini.
Para saksi mata melihat Slavik tidak pernah memakai baju yang sama. Setidaknya dua hari sekali. Meskipun tampak kusut, Slavik seperti mengerti fashion dengan memadupadankan baju atau celana yang dibuang oleh warga Lviv di tempat sampah.
Tidak hanya itu, dia juga memiliki gaya rambut dan janggut yang selaras dengan penampilannya.
Rutinitas unik Slavik itu terekam dalam foto-foto yang diambil oleh fotografer Ukraina, Yurko Dyachyshyn. Yurko tertarik meliput Slavik ketika bekerja pada sebuah proyek di pusat kota. Saat itu ia melihat Slavik mendekati orang asing untuk meminta receh.
Tak lama kemudian, ia mulai memotret pilihan busana pria tunawisma itu dan membayarnya sekitar US$1 per pertemuan. " Slavik adalah tunawisma yang paling modis di dunia. Dia bukan gipsi biasa," Yurko menjelaskan.
" Jalan hidupnya berbeda dengan tunawisma lainnya. Dia tidak membawa banyak tas, juga tidak mengais-ngais di tong sampah. Dia memiliki tempat persembunyian dan tidak ada yang tahu tentang hal itu. Dia terus merahasiakan rumahnya."

Saat menghabiskan lebih banyak waktu bersama Slavik, Yurko menyadari bahwa orang ini berusaha mempertahankan rasa ketenangan batin di tengah-tengah kekacauan kota.
Dia tampaknya menderita semacam ketidakseimbangan mental, sehingga sulit bagi Yurko untuk secara akurat menggambarkan kisah hidupnya.
Tapi Yurko tetap mengunjungi Slavik setiap beberapa bulan selama dua tahun. Meskipun kadang sulit bagi Yurko untuk tahu persis di mana menemukan Slavik di keramaian.
Keduanya kemudian menjadi teman. Slavik juga mulai mencari Yurko untuk memamerkan pakaian terbarunya.
Sayangnya, Yurko bertemu Slavik untuk terakhir kalinya pada Januari 2013. Yurko berharap bisa berjumpa lagi dengan pria tersebut suatu hari.
(Ism, Sumber: odditycentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya