Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Arab Saudi Eksekusi Mati 4 Orang Terkait Sihir, Prosesnya Bikin Bergidik Ngeri (shutterstock)
Dream - Arab Saudi telah mengeksekusi empat orang yang diduga menggunakan ilmu sihir dalam 10 tahun terakhir. Waktu eksekusi berlangsung antara 2011 hingga 2014.
Proses eksekusi dilakukan dengan menggunakan metode kuno dan seringkali dilakukan di tempat umum agar banyak warga yang dapat menontonnya.
Eksekusi terhadap tukang sihir pertama terjadi pada September 2011. Kala itu seorang pria Sudan bernama Muri' al-'Asiri dibawa ke alun-alun Deera pusat yang terkenal di ibu kota Saudi, Riyadh.
Pria itu diduga menggunakan ilmu sihir. Ruang tempat pria itu dieksekusi mendapat julukan 'ruangan potong-potong' karena banyaknya eksekusi yang dilakukan di sana.
Eksekusi ke dua dilakukan kepada seorang wanita pada bulan Desember di tahun yang sama. Wanita itu dieksekusi karena kementerian dalam negeri kabupaten tempat ia tinggal menganggapnya melakukan sihir.
Wanita tersebut bernama Amina bint Abdul Halim bin Salem Nasser. Dia dipenggal di provinsi Jwarf, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut tentang tuduhan yang dia hadapi.
Eksekusi ke tiga dilangsungkan pada Juni 2012. Pria bernama Muree bin Ali bin Issa al-Asiri dipenggal setelah memiliki buku sihir dan jimat.
Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan pria itu juga mengaku berzina. Badan itu kemudian mengatakan dia dieksekusi di provinsi Najran di selatan negara itu.
Eksekusi terakhir terjadi pada 5 Agustus 2014. Mohammed bin Bakr al-Alawi di eksekusi karena sihir. Ia dieksekusi setelah diduga mengambil bagian dalam sihir ilmu hitam.

Dalam wawancara sebelumnya, salah satu algojo terkemuka Arab Saudi, Muhammad Saad al-Beshi, mengungkap mengenai proses eksekusi yang ia lakukan.
" Saya menggunakan pisau tajam khusus, bukan pedang. Ketika saya memotong tangan, saya memotongnya dari sendi. Kalau itu kaki, otoritas menentukan di mana harus dilepas, jadi saya ikuti itu. Ketika mereka sampai ke alun-alun eksekusi, kekuatan mereka terkuras habis. Kemudian saya membaca perintah eksekusi, dan dengan isyarat, saya memenggal kepala narapidana,” ungkap Saad, dilansir dari Daily Star.
Proses eksekusi lain seperti mencungkil mata, mencabut gigi, dan melumpuhkan semuanya juga telah digunakan sebagai hukuman bagi orang yang melanggar hukum Arab Saudi.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya