Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Arab Saudi Peringatkan Penularan MERS Lewat Unta

Reporter : Syahid Latif
Senin, 12 Mei 2014 11:00
Arab Saudi Peringatkan Penularan MERS Lewat Unta
"Dianjurkan untuk selalu memakai sarung tangan pelindung, terutama ketika berhadapan dengan unta yang baru lahir, sakit atau mati," demikian kantor berita negara SPA.

Dream - Arab Saudi memperingatkan warganya untuk memakai masker dan sarung tangan ketika berhadapan dengan unta. Alasannya, banyak ahli kesehatan mengatakan hewan itu kemungkinan merupakan sumber utama penularan Sindrom Pernafasan Timur Tengah  (MERS) coronavirus.

Kementerian Pertanian Saudi mendesak orang-orang yang berhubungan dengan unta untuk " berhati-hati dan mengikuti langkah-langkah pencegahan," setelah sebuah studi ilmiah yang dilakukan Departemen Kesehatan membuktikan hubungan antara unta sebagai penyebab virus MERS.

" Dianjurkan untuk selalu memakai sarung tangan pelindung, terutama ketika berhadapan dengan unta yang baru lahir, sakit atau mati," demikian kantor berita negara SPA seperti dikutip Aljazeera, Senin 12 Mei 2014.

Hubungan antara kasus MERS yang menyerang manusia dan unta telah menjadi obyek penelitian yang luas di antara para ilmuwan di luar negeri.

Arab Saudi juga melaporkan tiga kematian baru akibat MERS pada hari Minggu kemarin. Sehingga jumlah korban tewas akibat penyakit ini sejak pertama kali muncul di negara itu pada tahun 2012 menjadi 142 orang.

Kementerian Kesehatan setempat dalam sebuah pernyataan di situsnya menyatakan telah menemukan lagi tiga kasus baru penularan MERS coronavirus, sehingga mendorong jumlah kasus infeksi MERS menjadi 483 kasus.

Sementara, tingkat infeksi MERS di Arab Saudi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan April jumlah kasus baru melonjak hampir dua kali lipat dan pada bulan Mei meningkat sebesar 25 persen.

Kenaikan infeksi MERS baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran menyusul akan datangnya jutaan orang ke kota suci Mekah dan Madinah pada bulan Juli selama bulan puasa Ramadhan, dan selama bulan haji di bulan Oktober.

Penyakit MERS telah menyebar di seluruh wilayah Saudi, termasuk laporan lain dari Libanon, Mesir, Qatar, Malaysia, Italia, Inggris dan Amerika Serikat .

MERS selama ini dianggap sebagai sepupu mematikan namun kurang menular dari virus SARS yang meletus di Asia pada tahun 2003 dan membuat 8.273 orang terinfeksi, di mana sembilan persen di antaranya meninggal dunia.

Beri Komentar