Asal-usul Mudik di Tanah Betawi

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 31 Juli 2014 10:00
Asal-usul Mudik di Tanah Betawi
Bila mudik berarti pulang, maka milir berarti pergi. Kata milir merupakan turunan dari belilir yang berarti pergi ke utara.

Dream - Selain menyiapkan makanan khas Idul Fitri, penduduk Indonesia memiliki tradisi lainnya yaitu mudik. Tradisi ini muncul karena penduduk Indonesia merupakan keturunan Malanesia yang berasal Yunani dan Tiongkok.

Satu kaum yang dikenal sebagai pengembara dan menyebar ke berbagai tempat untuk hidup. Dalam budaya Betawi, mudik berasal dari kata 'udik', yang berarti kampung atau desa. Selain itu, kata mudik berlawanan dengan kata milir.

Bila mudik berarti pulang, maka milir berarti pergi. Kata milir merupakan turunan dari belilir yang berarti pergi ke utara.

Jakarta tempo dulu bagian utaranya banyak terdapat tempat usaha. Orang-orang yang datang dari luar Jawa kerap mencari nafkah ke wilayah ini, menetap dan pulang kembali ke kampungnya saat Idul Fitri tiba. Oleh karena itu, fenomena semacam ini disebut dengan mudik.

Namun, istilah mudik ini tidak hanya digunakan oleh orang Jawa saja, tetapi seluruh penduduk Indonesia yang juga melakukan tradisi tersebut. Mudik dilakukan untuk menjalin silahturahmi dengan keluarga dan merayakan Idul Fitri bersama.

(Ism, Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar