Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah Tujuh Tahun Dihukum Ayah Dengan Diikat Dan Dilumuri Madu. (Foto: MStar)
Dream - Bagi seorang ayah, menghukum anak yang membuat kesalahan boleh-boleh saja. Tapi saat menghukum anak sebaiknya tidak berlebihan, bahkan sampai menyakitinya secara fisik dan mental.
Seorang ayah sebaiknya mengetahui bahwa bukan anak saja yang durhaka kepada orangtua. Sebaliknya, orangtua juga bisa bersikap durhaka kepada anak, misalnya memberi hukuman yang berlebihan.
Seperti kasus bocah lelaki berusia tujuh tahun yang mendapat hukuman berlebihan dari ayahnya di Mesir berikut ini.
Bocah malang tersebut diikat pada sebatang tiang dan tubuhnya dilumur dengan madu sebagai satu bentuk hukuman dari sang ayah.
Menurut informasi, ayahnya bertindak sedemikian rupa setelah seorang tetangga menuduh anak tersebut mencuri.
Kejadian itu dilaporkan terjadi di sebuah kampung di wilayah Shebin El Qanater, Mesir. Tidak disebutkan nama dari ayah bocah tersebut.
Namun hukuman yang diberikan terlampau kejam. Usai melumurkan madu pada seluruh badan anaknya, dia meninggalkannya begitu saja.

Tidak dapat dipastikan berapa lama bocah laki-laki itu 'dihukum' oleh ayahnya.
Namun yang pasti, bocah itu menderita luka-luka akibat gigitan serangga seperti lebah dan nyamuk yang mengerubungi badannya yang penuh dengan madu.
Ibunya yang mengetahui anaknya diperlakukan tidak manusiawi segera melapor ke polisi sambil membawa foto sebagai bukti.
Kini, ayah dari bocah tersebut telah ditangkap tidak lama setelah ibunya membuat laporan ke polisi.
Ibu anak itu sekarang pindah di kampung lain juga meminta bantuan kepada lembaga aktivis anak-anak.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya