Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ustaz Khalid Basalamah (Foto: Instagram Kajian Musawarah)
Dream - Kabar duka datang dari keluarga ustaz Khalid Basalamah. KH Zeed Abdullah Basalamah, ayah tercinta dari Khalid meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat, 7 Agustus 2020 malam sekitar puku 23.30 Wita.
Khalid mengatakan bahwa ayahnya menjalani perawatan karena terinfeksi Covid-19. Pemakaman almarhum KH Zeed Abdullah Basalamah pun dilakukan sesuai standar protokol kesehatan.
" Karena Covid-19, maka akan mengikuti prosedur, tidak bisa tidak," kata Khalid Basalamah dalam videonya, Sabtu, 8 Agustus 2020.
Dalam video itu, Khalid Basalamah mengatakan bahwa ayahnya yang akrab ia sapa dengan panggilan Abah langsung dimandikan, dikafani dan disalati dengan prosedur protokol Covid-19 di rumah sakit. Ia pula yang langsung memimpin salat jenazah untuk ayahandanya tercinta.
" Kemudian tidak boleh ditunda, malam ini meninggal malam ini juga dimakamkan, maka saya akan mengimami salat, bagi keluarga laki-laki yang mau datang silakan datang ke Rumah Sakit Wahidin," ucap Khalid.
Khalid mengungkap sebenarnya ingin memakamkan ayahnya di pemakaman keluarga, namun protokol kesehatan harus dijalani. Sang ustaz ikhlas ayahnya dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 milik Pemprov Sulsel yang berada di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
" Tadinya kami dan keluarga bermaksud memakamkan abah di pemakaman keluarga bersama keluarga yang sudah mendahului, tapi ternyata tidak bisa. Ya, kita patuh pada aturan," ujarnya.
Khalid Basalamah pun meminta doa untuk kesembuhan setiap orang yang terpapar Covid-19. Ia juga menyampaikan bahwa keluarganya tidak akan mengundang sahabat dan kerabat dalam malam takziah ayahnya nanti.
" Perlu juga digarisbawahi. Kami tidak membuka rumah kami untuk takziah. Karena itu memang protokol kesehatan," jelasnya.
Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah terkait wafat dan prosedur pemakaman ayahandanya.
Masya Allah... beginilah orang beriman dan berilmu menyikapi takdir Allah dengan keimanan dan keilmuannya... pic.twitter.com/XBAc8jFCLX— FLO #New (@flosnackcorner)August 8, 2020
Sumber: Fauzan/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya