Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Liputan6.com
Dream - Dampak buruk pandemi Covid-19 membuat seorang bapak asal Garut berinisial AJ nekat mencuri ponsel. Ia melakukannya agar anaknya bisa sekolah online.
Berdasarkan penuturan Kepala Kejari Garut, Sugeng Hariadi, AJ tak berniat mencuri untuk mendapatkan uang. Ia hanya ingin anaknya dapat belajar di bangku SMP secara online.
AJ terpaksa melakukan hal tersebut karena kesulitan mengais rezeki. Bahkan, untuk makan pun AJ masih kesulitan memenuhinya.
" Saat saya datang, mereka sedang makan mi instan semangkuk bersama-sama sekeluarga ada lima anggota, sedih mas," ujar Sugeng dilansir dari Liputan6.com.

Terlihat kondisi rumah AJ yang sangat sederhana saat dibagikan oleh Sugeng. Rumahnya tak sempurna, dindingnya tak sepenuhnya disemen, lantainya hanya beralas tikar dan kamar bertutupkan tirai.
Untungnya, kasus AJ tidak ditindak lanjuti oleh pelapor. Sehingga, ia tetap bisa mengurus lima anggota keluarganya. " Pelapor menarik berkas laporan, kasus hukumnya tidak berlanjut," ungkap Sugeng.
Sugeng berpesan kepada AJ dan pembaca, mencuri, apapun motifnya dapat dijerat pasal pidana. Oleh karena itu, sebagai penegak hukum, Sugeng meminta masyarakat berhati-hati untuk tidak bertindak melanggar hukum berlaku.
" Saya kasih pesan ke AJ agar jangan lagi mencuri, jika ada masalah seperti itu baiknya dapat dikomunikasikan dulu siapa tahu ada yang bisa bantu," tutur Sugeng.
(Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya