Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Polisi Mengamankan Narkoba Jenis Sabu Sebanyak 288 Kilogram Di Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
Dream - Adegan pepet-pepetan antara polisi dengan penjahat dan tembakan mewarnai penangkapan kurir narkoba seberat 288 kilogram di Kampung Gunung Batu, Pangaedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis 30 Januari 2020.
Dilaporkan Liputan6.com, penangkapan itu awalnya dari pengejaran polisi. Melalui pengeras suara, polisi meminta kurir narkoba menepi. Tapi para kurir yang mengendarai mobil boks malah tancap gas.
Tak mau buruannya lepas, polisi berusaha memepet mobil tersebut. Mobil polisi dan mobil boks yang dikendarai para pelaku sempat bersenggolan.
Pelaku kemudian mengarahkan mobilnya ke daerah Amarilo, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tanggerang. Tak diduga, tembakan meluncur dari arah mobil boks putih tersebut ke arah polisi.
Tembakan ini terjadi tepat ketika kawanan pengedar narkoba 288 kilogram itu hendak ditangkap. Demi keselamatan warga dan petugas, polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.
Tembakan dilepaskan polisi. Seorang pelaku tewas tertembak timah panas.
Petugas lalu mengumpulkan ketiganya di satu titik. Tetapi, dua tersangka lainnya berusaha melarikan diri.
Petugas pun melumpuhkannya dengan timah panas. " Kami langsung membawa mereka," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana, dilaporkan Liputan6.com, Jumat, 31 Januari 2020.
Polisi menyita satu senjata api rakitan yang digunakan pelaku saat melawan dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, polisi menyita mobil boks putih yang dikemudikan pelaku untuk mengirimkan narkoba jenis sabu kelas I seberat 288 kilogram.
" Inisial pelaku GUN, AM, IA bersama mengendarai mobil boks tersebut," kata Nana.
Nana mengatakan, kurir narkoba tersebut merupakan bagian dari sindikat jaringan narkoba internasional yang berasal dari Iran. Ini melihat dari ciri-ciri pengepakan barang haram tersebut.
" Melihat label yang ada di sini (sabu-sabu), cap bewarna merah ini berasal dari jaringan internasional, dari Iran," ucap Nana.
Setelah itu, jasad pelaku dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Keramat Jati untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara, untuk mengembangkan kasus ini, polisi mengamankan tiga buah telepon genggam milik para pelaku.
Sumber: Liputan6.com/Yopi Makdori/Rizki Putra Aslendra
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?