Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sakchai Suppantamat (Foto:Siakapkeli)
Dream - Sakchai Suppantamat pernah berjanji pada sang kekasih akan membawanya berjalan-jala ke Doi Inthanon, puncak tertinggi di Thailand. Tapi sayang janji itu tak bisa terpenuhi karena kekasihnya meninggal dunia pada Oktober 2016 lalu.
Tapi Sakchai tak putus asa dan tetap ingin memenuhi janjinya. Akhirnya ia memutuskan untuk berjalan kaki sejauh 1.541 kilometer untuk menyebarkan abu mayat kekasihnya di atas Doi Inthanon.
Jalan kaki dipilihnya karena Sakchai memang tak punya uang cukup untuk naik kendaraan. Diberitakan media setempat, perjalanan tersebut dilakukan mulai wilayah Trang pada Januari 2017 lalu.
Selama perjalanan, Sakchai menginap di mana pun. Tepi jalan, kuil bahkan tanah perkuburan. Kadang-kadang, penduduk di wilayah yang dilewati menawarkan makanan atau air kepadanya.
Mereka iba dengan cerita Sakchai dan salut dengan semangatnya memenuhi janji.
© Dream
Sepanjang perjalanan, Sakchai ditemani tiga hewan. Yaitu dua anjing yang bernama Krachow dan Namo dan satu kucing. Jika ditanya soal kekasihnya yang meninggal, Sakchai selalu berurai air mata.
“ Saya dan teman wanita saya tidak pernah terpisah. Kami bekerja dan beristirahat bersama," katanya.
Sakchai pun mengungkap sampai saat ini air matanya terus mengalir jika mengingat kekasihnya. Ia tak tahu sampai kapan dirudung kesedihan.
" Mungkin suatu hari nanti saya akan berhenti menangis," ungkapnya.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya