Begini Kondisi Bumi Jika Semua Gunung Api Meletus

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 6 Januari 2015 10:46
Begini Kondisi Bumi Jika Semua Gunung Api Meletus
Kekuatan ledakannya berkali-kali lebih kuat daripada sebuah nuklir.

Dream - Letusan gunung berapi selalu mengundang ketakutan, tapi juga kekaguman bagi ilmuwan. 

Bumi dihiasi oleh ribuan gunung berapi, baik yang terlihat di permukaan maupun yang tersembunyi di bawah dasar laut. Setiap hari, 10 hingga 20 gunung berapi di beberapa wilayah di Bumi meletus.

Sebelumnya para ahli menepis bahwa gunung berapi di planet ini bisa meletus secara bersamaan. Namun, bayangkan jika 1.500 saja gunung berapi meletus bersama-sama, bagaimana jadinya Bumi ini.

Parv Sethi, seorang ahli geologi di Radford University di Virginia mengatakan jika gunung berapi di Bumi meletus bersama-sama, akan memicu rantai kerusakan lingkungan yang banyak.

Kekuatan ledakannya berkali-kali lebih kuat daripada sebuah nuklir. Berikut adalah gambaran jika gunung-gunung berapi meletus secara berbarengan. Cek halaman berikutnya!

(Ism, Sumber: Live Science)

1 dari 5 halaman

Dilanda Kegelapan

Dream - Sethi memprediksi bahwa lapisan abu tebal akan menyelimuti Bumi, benar-benar menghalangi sinar matahari yang masuk.

" Planet ini akan berada dalam kegelapan yang amat sangat. Sehingga akan menghalangi fotosintesis, menghancurkan hasil panen dan menyebabkan suhu menjadi sangat dingin," kata Sethi.

Ditambahkannya, abu tersebut akan akan berlama-lama di atmosfer hingga 10 tahun. (Ism)

2 dari 5 halaman

Kehidupan Musnah

Dream - Hujan asam akan membunuh setiap tanaman yang selamat dari sebaran abu vulkanik, kata Sethi. Gas vulkanik yang mengandung bahan berbahaya seperti asam klorida, hidrogen fluorida, hidrogen sulfida dan belerang dioksida, bisa menjadi hujan asam ketika mereka mencapai ketinggian tertentu di atmosfer.

Hujan asam tersebut akan mencemari air tanah dan permukaan laut. Pengasaman samudera secara besar-besaran akan membunuh karang dan makhluk laut dengan cangkang keras. Kepunahan akan melanda rantai makanan laut, memusnahkan ikan dan kehidupan laut lainnya. (Ism)

3 dari 5 halaman

Bumi Menjadi Dingin

Dream - Ledakan vulkanik besar-besaran juga menyemburkan abu, debu dan gas ke stratosfer. Partikel-partikel ini memantulkan sinar matahari yang menuju Bumi dan secara signifikan dapat mendinginkan planet, meskipun sebentar.

Letusan Gunung Pinatubo pada tahun 1991 - salah satu dari dua letusan terbesar pada abad ke-20 - mendinginkan belahan dunia hingga 0,7 derajat Fahrenheit (0,4 derajat Celcius) selama dua tahun. (Ism)

4 dari 5 halaman

Seperti Dimasak di Atas Tungku

Dream - Letusan gunung berapi akan melepaskan gas karbon dioksida yang menjadi penyebab efek rumah kaca, yang bisa membantu mengimbangi pendinginan global Bumi dari abu dan partikel stratosfer. Tapi Sethi bertanya-tanya apakah 1.500 letusan gunung berapi secara simultan mampu mengimbangi sistem Bumi.

" Ini akan menjadi seperti memutar tombol pemanggang sate pada kompor gas," katanya. " Letusan secara bersama itu benar-benar akan mengubah komposisi atmosfer dengan karbon dioksida yang memicu keracunan dan pemanasan di atmosfer. Dengan kata lain, kita akan dimasak," kata Sethi.

Sebuah batu hitam dari Periode Cretaceous disebutkan mengandung karbon dioksida tingkat tinggi. Begitu tingginya kandungan karbon dioksida di atmosfer pada masa itu hingga mengeringkan air laut dan membunuh semua kehidupan di dalamnya.

Selama Periode Cretaceous Akhir, sekitar 90 juta tahun yang lalu, tingkat karbon dioksida di atmosfer adalah sekitar 2,5 kali tingkat saat ini, menurut para ilmuwan. (Ism)

5 dari 5 halaman

Yang Terkecil yang Bertahan Hidup

Dream - Jadi bentuk kehidupan yang bagaimana yang bisa bertahan dari letusan vulkanik yang mematikan ini?

" Inilah saatnya bagi makhluk hidup setingkat mikroba yang suka hidup di tempat ekstrem atau ekstremofili beraksi," Sethi memprediksi.

Organisme ini sudah hidup di lingkungan yang sangat asam, seperti air panas Yellowstone atau di perairan dalam, terlindung dari kerusakan permukaan. " Ini akan menjadi seperti bersih-bersih alam dengan melakukan evolusi seperti sebelumnya."

Namun strategi yang ada di film-film sci-fi mungkin bisa diaplikasikan. Seperti tinggal di luar angkasa atau di bunker bawah tanah, menunggu kondisi Bumi bersih kembali.

" Yang beruntung akan menjadi orang-orang yang mati dalam skenario ini," kata Sethi. (Ism)

Beri Komentar