Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi pasangan yang sudah menikah, tentu saja, berita kehamilan disambut dengan kegembiraan dan penuh syukur.
Tapi bagaimana dengan perasaan seseorang ketika secara tiba-tiba dibilang hamil sedangkan dia masih belum menikah, terutama jika dia masih berstatus pelajar?
Sudah pasti dia akan terkejut, marah dan bingung. 1001 perasaan akan bermain di dalam hatinya. Apalagi jika dia harus berhadapan dengan orang tuanya.
Itulah situasi yang dialami gadis Malaysia ketika dinyatakan hamil, setelah dia menjalani pemeriksaan akibat sakit perut yang tak berkesudahan.
Gadis yang hanya ingin dikenal sebagai Balqis itu mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah momen yang lucu sekaligus menakutkan, yang tidak akan pernah dilupakan dalam hidupnya.
Menurut Balqis, kejadian bermula pada bulan Februari lalu. Namun dia baru membagikan kisahnya di Twitter sekarang. Saat itu Balqis mengalami sakit perut yang tak berkesudahan.
" Ketika mendapatkan perawatan di klinik, saya diberitahu bahwa itu hanyalah sakit perut biasa dan diberi obat," kata Balqis mengawali ceritanya.
Tetapi sakit perut tersebut masih terus menyerang dan bertahan selama beberapa hari. Balqis juga mengalami gejala mudah marah dan muntah-muntah.
" Ibu membawa saya ke rumah sakit sekitar jam 7 malam. Saya ditempatkan di bangsal darurat. Begitu banyak dokter melakukan pemeriksaan sampai saya tertidur," cerita gadis 16 tahun ini.
Balqis kemudian dibangunkan oleh seorang dokter yang lain, sebelum memberi kabar yang sungguh tak disangka-sangka.
" Tiba-tiba dokter berkata 'Kamu tidak ada rasa menyesal?'. Saya heran dengan pertanyaan tersebut. Saya jawab santai 'Saya hanya sakit perut saja, kenapa harus menyesal?'," kata Balqis.
Dengan wajah serius, dokter bilang bahwa ibu Balqis harus tahu masalah ini. Dalam hati, Balqis bertanya-tanya ada masalah apa?
" Ibu yang di berada sebelah dokter sudah memandang saya dengan tatapan yang lain. Dokter kemudian bilang bahwa saya hamil. Astaghfirullah, rasa mau rontok jantung ini," kata Balqis.
Meski terkejut, Balqis tak bisa menyimpan rasa ingin tertawanya. Dia bilang ke dokter itu 'Dokter, jangan main-main, ah!'.
" Dokter itu bilang 'Diagnosis itu berdasarkan tes kencing'. Saya tambah heran sebab dari tadi tidak ada tes kencing dan tes kehamilan lainnya," kata anak ketiga dari empat bersaudara itu.
Dalam situasi tegang itu, ibunya meminta dokter untuk memeriksa Balqis sekali lagi dengan teliti, apakah sakit perut itu karena hamil.
Dokter itu kemudian melihat ke laptopnya. Belum sempat menjelaskan lagi, dia dapat telepon dan keluar dari ruang pemeriksaan.
" Waktu itu saya sudah takut lihat wajah Ibu. Beliau ini tipe ibu yang garang. Tapi beruntung, dari tadi Ibu tidak marah-marah di depan dokter," kata Balqis.
Tak lama kemudian dokter itu masuk lagi ke ruang pemeriksaan. Dia tiba-tiba minta maaf. Ternyata dari awal masuk ruang pemeriksaan, dia salah pasien.
" Waktu itu saya merasa lega sekali. Ternyata dokter tadi hanya salah pasien," kata Balqis.
Dari hasil pemeriksaan berikutnya, Balqis ternyata mengalami keracunan makanan. Dia terpaksa rawat inap di rumah sakit selama 4 hari.
Balqis mengatakan tujuan dia menulis di Twitter ini hanya ingin sekadar membagikan pengalamannya saja. Tidak ada niat yang lain.
" Tapi ada komentar negatif netizen yang menyalahkan dokter. Jangan terlalu serius. Mungkin dokter itu terlalu banyak pasien dan lelah hari itu. Karena itu dia sampai salah pasien," pungkas Balqis.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya