Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto Istimewa
Dream - Dexa Group kembali memberikan beasiswa untuk para mahasiswa yang bergerak di bidang farmasi, dengan membuat Dexa Award Science Scholarship 2020.
Menurut Pimpinan Dexa Group, Ferry A. Soetikno, saat ini tenaga medis sangatlah dibutuhkan. Terlebih dibidang riset obat dan vaksin, guna untuk mempercepat ditemukannya obat vaksin untuk Covid-19.
" Sains adalah dasar kita bertumbuh. Sulit sekali membayangkan di masa depan tanpa sains dan inovasi. Karena itulah Dexa Award Science Scholarship ini diselenggarakan untuk mendukung peningkatan inovasi di sektor farmasi dan kesehatan," kata Ferry A Sutikno dalam rilis yang diterima dream.
Sedangkan Ketua Dewan Juri Dexa Award Science Scholarship 2020 Raymond Tjandrawinata, Molecular Pharmacologist Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences Dexa Group, berharap ajang ini bisa mendapatkan bibit unggul untuk menemukan calon saintis yang bisa menemukan obat di masa depan, khususnya bagi pasien Covid-19.
“ Para saintis dari finalis Dexa Award Science Scholarship tidak berhenti di sini, tetapi harus memberikan kontribusi melalui riset yang dilakukan. Karena Indonesia tidak akan maju tanpa kita melakukan riset di negara kita," ujar Raymond.
Hingga saat ini Dexa Award Science Scholarship telah memberikan lebih dari 3.000 beasiswa mulai tingkat pendidikan dasar, akademis profesi Apoteker, hingga jenjang pendidikan tinggi S2 sejak tahun 2009.
Rangkaian program beasiswa S2, DASS 2020 dimulai dari pengumuman pendaftaran dan pengumpulan proposal yang berlangsung pada 20 Februari 2020 hingga 20 April 2020.
Dari program DASS 2020 telah mampu menjaring 1.691 pendaftar yang berasal dari 34 provinsi, 403 kabupaten/kota, dan 378 universitas di seluruh Indonesia. Total beasiswa yang didapatkan adalah Rp1 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam