Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dei Menyeret Ibunya (World Of Buzz)
Dream - Uang pensiun sangat penting untuk hidup di hari tua. Itu pula yang dirasakan oleh Pinjumati Dei dan sang ibu, Labhe Baghel. Usia mereka sama-sama sudah senja. Pinjumati telah berusia 60 tahun, sementara sang ibu sudah seabad.
Dalam beberapa bulan belakangan, Pinjumati telah bolak-balik ke bank untuk menarik dana pensiun sang ibu. Jumlahnya tidak terlalu besar. Hanya 1.500 rupee atau sekitar Rp280 ribu.
Tapi bagi warga Odisha, India, jumlah itu sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan. Tapi sayang, saat Pinjumati datang ke bank dia ditolak oleh teller.
Petugas bank membutuhkan verifikasi fisik dari pihak penerima dana pensiun tersebut. Sehingga Pinjumati harus membawa ibunya ke bank.

Pinjumati terpaksa menyeret ibunya, yang terbaring di tempat tidur, ke bank terdekat untuk mencairkan dana pensiunnya.
Peristiwa itu kemudian menjadi viral di media sosial India karena kejadian tersebut sungguh memilukan.
" Saya pergi ke bank beberapa kali dalam tiga bulan terakhir dan meminta pihak bank untuk memberikan uang pensiun ibu saya. Namun, pihak bank memberi tahu saya bahwa mereka hanya bisa memberikan uang pensiun jika saya membawa ibu saya ke kantor cabang," jelas Dei.
Ibunya adalah pemegang akun bank Jan Dhan Yojana dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat memang memiliki kebijakan untuk memberikan dana pensiun tiap bulannya untuk para lansia yang memiliki akun bank Jan Dhan Yojana sejak April hingga Juni, mengingat situasi COVID-19.

Setelah video itu viral di media sosial, pihak administrasi bank kemudian angkat suara. Mereka berkata bahwa Dei dan ibunya telah sampai ke kantor cabang terlebih dahulu sebelum manajer dapat mengunjungi rumahnya untuk melakukan verifikasi.
Kepala distrik Nuapada mengatakan bahwa sulit bagi manajer bank untuk pergi ke rumah wanita karena bank hanya dikelola oleh satu orang.
Namun, manajer telah meyakinkannya wanita itu bahwa ia keesokan harinya akan mengunjungi rumahnya. Sebelum dia bisa berkunjung, wanita itu telah menyeret ibunya dengan charpoy ke bank.
Sungguh memilukan, ya? Semoga hal seperti ini tidak terjadi di Indonesia mengingat persebaran COVID-19 yang semakin memburuk.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya