Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cucu Lakukan Nafas Buatan Ke Nenek (World Of Buzz)
Dream - Sosok ibu atau nenek biasanya erat dikaitkan dengan kasih sayang tulus dan tak pernah habis sepanjang masa.
Tidak sedikit juga seorang nenek sangat dekat dengan cucu-cucunya, meski memiliki perbedaan umur yang sangat jauh. Sehingga tak heran bila seorang cucu bisa sangat berbakti kepada nenek mereka.
Seperti kisah viral satu ini, seorang cucu laki-laki asal Meksiko rela melakukan hal tak terduga demi nenek tersayangnya.
Peristiwa mengharukan itu terjadi di parkiran Rumah Sakit Umum Meksiko, Mexico City.

Awalnya pria muda ini mengusahakan agar neneknya tetap mendapat perawatan di rumah sakit umum Meksiko, sebab neneknya telah menunjukkan gejala Covid-19.
Pria itu kemudian meminta sang nenek menunggu di dalam mobil. Snag cucu pun berlari ke dalam rumah sakit untuk meminta pertolongan.
Setelah mendapatkan pertolongan, pria itu kembali ke mobil untuk menjemput neneknya. Namun tak disangka, pria itu malah mendapatkan neneknya yang sudah tak sadarkan diri.
Tanpa berpikir panjang, pria muda itu langsung memberikan napas buatan untuk sang nenek untuk bisa membuatnya bernapas kembali.
Namun usahanya tetap tidak berhasil dan ketika dokter datang ke mobil, semuanya sudah terlambat.

Tak lama setelah kejadian itu, sang nenek pun langsung diperiksa dan ia dinyatakan meninggal karena terinfeksi virus Covid-19.
Hingga saat berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari pihak rumah sakit apakah pria muda itu ikut terinfeksi atau tidak.
Pihak rumah sakit juga tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
Meksiko memiliki 147.000 kasus Covid-19 dengan 17.141 kematian.
Sumber: World of Buzz
Dream - Kebijakan belajar di rumah diterapkan banyak negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tetapi, tidak semua siswa bisa merasakan nyamannya kebijakan ini.
Bagi anak-anak beruntung yang memiliki akses interet dan gadget bisa nyaman belajar di rumah. Tetapi, tidak semua anak bisa merasakannya.
Pria asal Thailand, Jatupol Borboon, membagikan sebuah kisah yang tak sengaja dia dapatkan. Dia unggah cerita itu ke Facebook, kemudian viral dalam waktu 3 hari.
Dikutip dari World of Buzz, ceritanya dimulai ketika seorang nenek pergi ke toko ponsel bersama cucunya di mal. Ketika itu, Jatupol yang merupakan penjaga toko melihat mereka yang tampak kebingungan.
Pria itu bergegas untuk melayani keduanya. Begitu sang nenek melihat Jatupol, dia bertanya tentang ponsel yang terjangkau.
" Apakah Anda memiliki ponsel yang kurang dari 2.000 baht (Rp900 ribu)?" tanya nenek itu.
Untuk membantu keperluan sang nenek, manajemen toko bertanya untuk siapa ponsel tersebut. Nenek tersebut menjawab ponsel itu untuk cucunya agar dapat mengikuti kelas online.
Karena uang nenek itu sangat terbatas, Jatupol mencarikan ponsel yang sedang promo. Tetapi untuk membeli ponsel itu, sang nenek diberitahu dia perlu berlangganan paket bulanan.
Tidak dijelaskan apakah nenek itu akhirnya membeli ponsel tersebut di hari yang sama, namun dalam akun Facebooknya Jatipul menambahkan pesan.
" Pembelajaran online merupakan inisiatif yang baik, namun untuk anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung, pembelajaran tersebut merupakan hak istimewa," kata Jatipul.
" Sebagian besar siswa sekolah dasar tidak memiliki telepon dan saat ini inisiatif pembelajaran online akan membebani beberapa orang tua," tulis dia.
Dia kemudian menjelaskan benar bahwa anak-anak dapat menggunakan TV untuk mendapatkan pelajaran online. Tetapi bagaimana jika ada keluarga yang tidak memiliki TV?
E-learning adalah inisiatif yang baik. Tetapi akan lebih baik jika tidak membebani orang tua secara finansial.
Posting ini kemudian memicu debat besar di lingkup Twitter warga Thailand.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya