Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Beredar Kabar Gunung Salak Erupsi, PVMBG: Tidak Benar

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 10 Oktober 2018 22:54
Beredar Kabar Gunung Salak Erupsi, PVMBG: Tidak Benar
Aktivitas Gunung Salak berada di level I atau normal

Dream - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan kondisi kondisi Gunung Salak saat ini normal. Penyataan itu sekaligus membantah kabar yang menyebutkan kondisi gunung di perbatasan Bogor dan Sukabumi itu mengalami erupsi.

Sebelumnya beredarnya kabar Gunung Salak mengalami erupsi dengan mengutip informasi dari laman Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin.

" Hasil observasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh pengamat Gunung Salak hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati adanya jatuhan atau hujan abu vulkanik dan tidak terdengar suara dentuman baik di wilayah puncak Gunung Salak maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu," tulis pernyataan resmi PVMBG kepada Dream, Rabu, 10 Oktober 2018.

Dari hasil pengamatan visual hingga sore tadi, PVMBG menyatakan Gunung Salak tertutup kabut dan cuaca hujan. Asap kawah utama dengan ketinggian maksimum 100 meter dari puncak.

" Bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis," kata PVMBG.

Sementara dari data aktivitas kegempaan, selama Oktober 2018, terekam 23 kali gempa dengan amplitudo 2 - 9 milimeter dan lama gempa 15 - 70 detik. Selain itu terekam, 11 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 2 - 10 milimeter dan lama gempa 8 - 23 detik.

Adapun gempa tektonik lokal tercatat 4 kali dengan amplitudo 2 - 21 milimeter, S-P 5 - 9 detik dan lama gempa 17 - 78 detik. Sedangkan 73 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1 - 23 milimeter, S-P 10.5 - 75 detik dan lama gempa 33 - 430 detik.

" Rekaman gempa pada tanggal 10 Oktober 2018 hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati peningkatan kegempaan di Gunung Salak," sebut informasi itu.

Berdasarkan data-data di atas, PVMBG menyimpulkan Gunung Salak tidak mengalami erupsi. Gunung di kawasan Jawa Barat ini berada pada tingkat aktivitas Level I atau normal.

" Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya." (Sah)

Beri Komentar