Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho (Foto: Dream.co.id)
Dream - Belum semua korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, ditemukan. Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) bahkan mendapat informasi masih ada lima ribu orang di wilayah Petobo dan Jono Oge, Balaroa, yang terdampak likuifaksi, belum ditemukan.
" Itu berdasarkan dugaan," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, di kantornya, Jakarta, Selasa 9 Oktober 2018.
Dalam proses evakuasi itu, Sutopo menyebut, petugas menemukan kondisi jenazah dalam keadaan yang mengenaskan. " Korban yang dievakuasi, jenazah sudah melepuh, tidak dikenali," kata Sutopo.
Jenazah yang ditemukan langsung dimakamkan karena berpotensi menimbulkan penyakit. Dalam proses evakuasi korban di area likuifaksi, petugas mengalami kendala karena beberapa daerah lumpurnya masih basah. Sehingga alat berat sulit masuk.
Sementara itu, rumah-rumah yang tertelan lumpur itu kini kondisinya sudah tidak terlihat. Karena kedalaman lumpur yang ambles itu sekitar tiga meter.
Sutopo menyebut di Balaroa ada sekitar 1.471 unit rumah dan di Petobo ada 2.050 rumah yang hilang ditelan lumpur.
" Kami menggunakan citra satelit resolusi tinggi, luas area terdampak 47,8 hektare. Di Petobo area yang terdampak 180 hektare, luas sekali," kata Sutopo
Wilayah yang terkena likuifaksi nantinya tidak akan lagi dijadikan sebagai tempat hunian. Melainkan akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau serta monumen.
" Akan menjadi memory park atau tempat bersejarah dan akan dibangun monumen di lokasi tersebut," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya