Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesan Dari PSG Untuk Korban Bencana Sulteng (Foto: Twitter)
Dream - Stadion Parc des Princes, kandang tim sepakbola asal Perancis, Paris Saint-Germain (PSG) mengirim pesan untuk korban bencana di Sulawesi Tengah.
Pesan itu disampaikan di layar LED perimeter yang biasanya menampilkan iklan. Pesan berbunyi " Tetap kuat Indonesia" itu disaksikan seluruh penonton laga besar yang mempertemukan PSG dengan rivalnya, Lyon.
Melalui akun Twitter resmi berbahasa Indonesianya, PSG menulis,
" Paris Saint-Germain menyampaikan pesan dukungan saat laga #PSGOL kepada Indonesia yang mendapatkan musibah gempa dan tsunami di beberapa daerah. Doa dan pikiran kami bersama kalian. Tetap kuat Indonesia!"
Paris Saint-Germain menyampaikan pesan dukungan saat laga #PSGOL kepada Indonesia yang mendapatkan musibah gempa dan tsunami di beberapa daerah. Doa dan pikiran kami bersama kalian. Tetap kuat Indonesia! ???? ???? pic.twitter.com/GobHW4UyKL
— Paris Saint-Germain (@PSGindonesia)October 7, 2018
Laga yang berkesudahan dengan kemenangan PSG dengan skor 5-0 itu menjadi salah satu dukungan internasional kepada Indonesia.
Berdasarkan informasi, hingga Senin, 8 Oktober 2018, pukul 13.00 WIB, terdapat 1.948 orang yang meninggal dunia akibat terjangan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho merinci, korban meninggal itu berada di Palu 1.539 orang, Donggala 171 orang, Sigi 222 orang, Parigi Moutong 15 orang, Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang.
Selain itu, BNPB juga mencatat ada 835 orang serta 74.444 orang mengungsi. Para pengungsi itu tersebar di 147 titik.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya