Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presilia Andini, Tampak Terbaring Di Tempat Tidur (Foto: Kostrad.mil.id)
Dream - Kisah suka duka mewarnai aksi evakuasi musibah di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Salah satu kisah itu muncul dari kisah bocah perempuan bernama Presilia Andini, 4 tahun.
Presilia ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan rumahnya di Perumnas Balaroa. Dia dikeluarkan dari tumpukan puing itu oleh prajurit Kostrad.
Saat ditemukan, posisi Presilia masih berpelukan dengan ibundanya. Nahas. Kondisi ibunya sudah tak bernyawa.
“ Sedih juga melihat anak ini. Menangis terus memanggil ibunya yang sudah tidak ada. Dia ditemukan tiga hari setelah gempa,” kata Serka Dedy Handoko dari Yonkes 1 Kostrad, diakses Dream dari kostrad.mil.id, Senin, 8 Oktober 2018.
Selama dirawat di Rumkitlap Yonkes 1 Kostrad, Presilia mendapat dukungan dan hiburan. Dedy berharap cara ini dapat menormalkan suasana hatinya.
“ Agar kembali normal pascagempa bumi yang dialami, tim bersama relawan memulihkan suasana hati dan trauma dengan menghiburnya. Ada psikolog yang diturunkan untuk itu," kata Dedy.
Rencananya, usai kondisinya membaik, Presilia akan dibawa ke Makassar. Dia akan diasuh oleh pamannya.
Kondisi ini disebabkan Presilia tak memiliki ayah. Ayahnya berpulang sebelum gempa dan tsunami melanda.
Peristiwa penyerahan dari Presilia ke pamannya terlihat begitu mengharukan. Ada senang dan rasa sedih yang bercampur.(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya