Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lokasi Perumnas Balaroa Yang Tersedot Lumpur Likuifaksi (Foto: Liputan 6/Fery Pradolo)
Dream - Tercatat, ada sekitar 1.747 hunian di Balaroa dan 744 rumah di Petobo ditelan lumpur akibat proses likuifaksi. Diduga, ada ratusan orang yang juga ikut terhisap di bawah lumpur tersebut.
Lalu, akan dijadikan apa wilayah yang terkena likuifaksi? Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, mengatakan, wilayah itu tidak akan dijadikan sebagai kuburan massal. Meskipun diduga ada ratusan korban yang ada di dalamnya.
" Kalau nanti jadikan kuburan massal, tidak," kata Willem di Gedung BNPB, Jakarta, Senin 8 Oktober 2018.

Willem menuturkan, fungsi lahan di lokasi itu tergantung kesepakatan antara warga dan Pemerintah Daerah (Pemda). nantinya, Pemda akan menggelar rapat dengan warga. " Tapi saya dengar akan dijadikan monumen," ujar dia.
Pasca gempa dan tsunami di Palu Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat, 28 Oktober 2018, wilayah di Petobo dan Balaroa, Palu, mengalami fenomena likuifaksi. Fenomena tersebut merupakan peristiwa hilangnya kekuatan tanah karena berubah menjadi lumpur akibat goncangan gempa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya