Buka MTQ, Jokowi: Hati Damai Setiap Membaca Alquran

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 8 Oktober 2018 14:00
Buka MTQ, Jokowi: Hati Damai Setiap Membaca Alquran
Jokowi juga berharap MTQ bisa memberikan kesejukan di tengah-tengah umat.

Dream - Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 di Medan, Sumatera Utara, resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu malam, 7 Oktober 2018. Dalam pembukaan tersebut, Jokowi mengajak umat Islam untuk merenungkan makna yang terkandung di dalam Alquran.

" Marilah kita juga merenungkan dan memahami maknanya dan bagaimana setelah itu menjalankan Alquran untuk memperkokoh akhlaqul karimah, membangun kehidupan beradab dan menerapkan ide-ide besar dan mulia dalam Alquran untuk maslahat umat dan bangsa Indonesia," ujar Jokowi, dikutip dari kemenag.go.id, Senin 8 Oktober 2018.

Jokowi berharap MTQ bisa menjadi sumber kesejukan. Juga menjadi penguat terhadap jalinan ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, dan Basyariah.

" Hati kita seharusnya merasa damai setiap kita membaca Alquran, terasa tentram setiap mendengar ayat-ayat suci Alquran," ucap Jokowi.

 

1 dari 1 halaman

Hoaks Muncul Karena Beda Pandangan Politik

Kedamaian dan ketentraman akibat membaca Alquran patut untuk dirawat. Jokowi juga mengajak umat Islam menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

" Saya percaya, untuk itu, tidak ada lagi hoax, fitnah-memfitnah, caci-mencaci, tidak ada lagi gesekan antar sesama saudara sebangsa dan se-Tanah Air Indonesia," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan segala bentuk hoaks dan gesekan terjadi hanya karena perbedaan politik. Juga karena ego yang tinggi.

" Kita harus ingat bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil 'alamin yang jadi berkah bagi alam semesta yang membawa kebaikan bagi umat dan Indonesia," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan, persaudaraan, dan persatuan. Ketiganta adalah kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bergerak maju.

" Menjadi sumber energi kita untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghaffur," kata Jokowi.(Sah)

Beri Komentar