Innalillahi, Korban Bencana Sulawesi Tengah Capai 1.948

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 9 Oktober 2018 06:01
Innalillahi, Korban Bencana Sulawesi Tengah Capai 1.948
Sebanyak 22 guru meninggal dunia.

Dream - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Senin, 8 Oktober 2018, pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 1.948 orang.

" Per 8 Oktober pukul 13.00 WIB korban meninggal dunia 1.948 orang," kata Sutopo, di Gedung BNPB, Jakarta, Senin 8 Oktober 2018.

Sutopo merinci, korban meninggal itu berada di Palu 1.539 orang, Donggala 171 orang, Sigi 222 orang, Parigi Moutong 15 orang, Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang.

Selain itu, BNPB juga mencatat ada 835 orang serta 74.444 orang mengungsi. Para pengungsi itu tersebar di 147 titik.

Akibat musibah ini, kata Sutopo, rumah yang rusak sebanyak 65.733. BNPB belum mengkategorikan rumah tersebut masuk ke dalam kelompok rusak berat, sedang dan ringan.

Sementara itu, sekolah yang rusak itu berada di Palu, Donggala dan Sigi. " Sekolah rusak ada 2.736," ujar dia.

BNPB dan tim penyelamat gabungan masih terus melakukan evakuasi mencari korban meninggal dan selamat.

 

1 dari 1 halaman

Sebanyak 22 guru dan 22 siswa meninggal dunia

Kepala BNPB, Willem Rampangilei mengatakan, diantara ribuan data itu, tercatat ada 22 guru dan siswa yang meninggal dunia.

" Guru dan tenaga pendidik yang meninggal berjumlah 22 orang. Siswa yang meninggal dunia 22 orang," kata Willem di Gedung BMKG, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018.

Selain itu, kata Willem, 14 guru dan 33 siswa masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan keberadaannya. (ism)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya