6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf Menjadi Pengawal Ulama (Foto: Twitter @eenkmancanegara)
Dream - Ada pemandangan unik saat gelaran Kirab Satu Negeri di Pasuruan, Jawa Timur. Sosok yang menyita perhatian itu tak lain pria berpakaian Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) yang mengawal Habib Abu Bakar Assegaf.
Sosok berpakaian Banser itu tak lain Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Melihat peristiwa unik ini, Habib Assegaf berseloroh dalam sambutannya. " Gus Irsyad sekarang mau jadi ajudan saya," kata dia, dikutip Dream dari Warta Bromo, Selasa 9 Oktober 2018.
Di akun Twitter pribadinya, @abubakarassegaf, Habib Assegaf juga memuji aksi Irsyad. Dia berharap pengabdian GP Ansor dapat terus berjalan. " Terima kasih sahabat GP Ansor atas pengabdiannya terhadap agama dan negara. Terus istiqomah bersama ulama," tulis Assegaf.
Bupatiku gus @IrsyadYusuf1 Kerren. Baarakallah, wa ayyadakumullah sahabat @gp_ansornu @GPANSOR_ #KirabSatuNegeri2018 “ Sallamakumullah” . Terimakasih sahabat GP Ansor Atas pengabdiannya thd Agama & Negara. Terus Istiqomah bersama ulama’ https://t.co/TYPFAewjDM
— Abubakar Assegaf (@abubakarsegaf)October 7, 2018
Irsyad mengatakan, aksi mendampingi ulama itu spontan terjadi. " Karena saya yang meminta beliau untuk memberikan arahan dan kapasitas saya sebagai Satkorcab Ansor Kabupaten Pasuruan," ucap Irsyad.
Kirab Satu untuk Negeri merupakan kegiatan yang digelar Gerakan Pemuda Ansor Pusat. Acara bertema kebangsaan ini direncanakan berakhir di Kota Yogyakarta pada 26 Oktober 2018. Pada puncak acara rencana sebanyak 100 ribu anggota Banser akan turut serta.
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menanggapi video yang menunjukkan Presiden Joko Widodo, menghentikan pidato saat mendengar azan. Menurut dia, video itu menunjukkan sikap presiden yang karib disapa Jokowi ini sangat menghormati azan.
" Lha wong akhlaknya seperti itu saat mendengar suara azan, kok dituduh membenci azan?" tulis Lukman Hakim melalui akun Twitter resminya, @lukmansaifuddin, Sabtu 15 September 2018.
Video ini diunggah oleh Dede Budharto dengan akun @kangdede78. Dalam video itu, Jokowi terlihat tengah mengenakan baju batik dan berpidato di podium.
Lha wong akhlaknya seperti itu saat mendengar suara azan, kok dituduh membenci azan? https://t.co/qF4yQNNXHn
— Lukman H. Saifuddin (@lukmansaifuddin)September 15, 2018
Namun di tengah-tengah pidato itu, sayup-sayup terdengar suara azan. Mantan gubernud DKI Jakarta itu terlihat berhenti. Dia kemudian mengulangi pidatonya setelah suara azan selesai.
Video yang diunggah Dede Budhyarto pada Jumat 14 September itu telah ditonton hampir 43 ribu kali. Dibagikan ulang sebanyak 1.214 kali dan mendapat Likes 1.777. Berbagai tanggapan dituliskan netizen pada unggahan tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
