Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Sebuah keluarga di Cimahi, Jawa Barat, membuat geger masyarakat. Mereka kedapatan hidup satu rumah dengan dua mayat.
Mayat itu adalah suami dan anak. Keluarga itu tidak mau menguburkan dua mayat itu karena beranggapan bisa hidup kembali.
Temuan yang sangat mengejutkan itu berawal saat petugas kesehatan dari Puskesmas Melong Asih saat melakukan kunjungan rutin ke rumah Neneng Hatidjah, 77 tahun. Lokasinya, berada di Gang Nusa Indah VI, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.
Tetapi, Neneng menolak kunjungan itu dan melarang petugas kesehatan memasuki rumahnya.
Petugas kesehatan merasa curiga dengan perilaku Neneng. Didampingi Ketua RT, mereka memaksa masuk ke dalam rumah.
...
© Dream
Dream - Mereka melihat ada dua orang yang sedang tidur di dalam kamar ditutupi kain sarung. Petugas kesehatan kembali ke Puskesmas Melong Asih, lalu datang lagi bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Melong.
Tim dari Puskesmas Melong Asih kemudian membuka kain sarung itu. Mereka terkejut karena menemukan mayat yang sudah menjadi kerangka.
Untuk mencegah bau busuk, Neneng menaburkan bubuk kopi di sekitar kedua mayat itu. Selain itu, petugas juga menemukan puluhan botol parfum di rumah perempuan tua itu.
Kedua mayat yang tinggal kerangka itu diyakini sebagai Hanung, 85 tahun, dan Hera, 50 tahun.
Hanung adalah suami Neneng yang meninggal setahun lalu. Sementara Hera adalah anak perempuannya yang meninggal dua tahun lalu.
© Dream
Dua anak Neneng lainnya yang tinggal di rumah tersebut mengatakan kepada polisi, ayah dan saudara mereka meninggal karena sakit.
Mereka sengaja tidak menguburkannya karena berharap bisa dihidupkan lagi.
" Mereka mengatakan ibunya mendengar bisikan. Jika mereka merawat kedua mayat itu dengan baik maka akan hidup lagi," kata Kabid Humas Polda Jabar Hari Suprapto kepada kantor berita AFP.
Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan apakah ada unsur pidana dalam kasus tersebut. Untuk sementara ini, polisi mengatakan keluarga itu kemungkinan mengidap kelainan mental.
(ism, Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam