Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Guru Sekolah Di Mumbai Beri Layanan Becak Gratis Pada Pasien Covid-19 (Foto: India.com)
Dream – Peningkatan jumlah kasus Covid-19 terjadi di India. Banyak pasien Covid-19 yang tidak mendapat perawatan maksimal. Pasien di rumah sakit membludak, pasokan oksigen kurang, hingga banyak orang yang terinfeksi virus corona meninggal dunia.
Kondisi memprihatinkan itu mendorong seorang guru sekolah di Mumbai, Dattatraya Sawant, turut membantu masyarakat. Ia memberikan layanan pengantaran pasien Covid-19 dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya secara cuma-cuma.
Guru itu bahkan juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan menggunakan perlengkapan keamanan covid-19.

Dattatraya Sawant, yang mengajar Bahasa Inggris tersebut mengemudikan becaknya sendiri untuk membawa pasien Covid-19.
Sembari melakukan pertolongan, ia tidak melupakan paralatan keamanan berupa PPE kit, sanitasi, dan lainnya. Dengan bantuannya ini pastinya banyak nyawa manusia yang tertolong dan bisa segera mendapatkan tindakan medis.
Dattatraya Sawant mengantarkan pasien corona ke Covid Care Center dan rumah sakit secara gratis. Selain itu juga membawa pasien yang sudah sembuh dan keluar dari rumah sakit serta dari Covid Center untuk kembali ke rumahnya masing-masing.
Sampai saat ini ia sudah menyediakan perjalanan gratis tersebut pada 26 pasien Covid-19 dan jasanya itu pun dihargai oleh semua kalangan.
Sawant merasa prihatin melihat peningkatan jumlah penderita yang semakin pesat. Ia pun juga memikirkan nasib pasien miskin, apakah mendapatkan bantuan dari pemerintah secara tepat waktu.
Dia juga khawatir pasien miskin tak mampu membayar ambulans. Karena kerap kali kendaraan umum tidak memberikan layanan pada pasien Covid-19. Dengan kondisi seperti ini, maka layanan gratis yang ia sediakan sangat dibutuhkan oleh mereka

Melihat jasa guru tersebut, seorang pemain kriket terkenal dari India, VVS Laxman, membagikan kisah tersebut di akun Twitter pribadinya. Ia menuliskan bahwa guru sekolah yang bernama Dattatraya Sawant melakukan paruh waktu dengan mengemudikan becak otomatis.
Ia memberikan tumpangan secara gratis pada pasien Covid-19. Ia menjemput pasien di rumahnya dan mengantar ke rumah sakit tanpa meminta bayaran. Bahkan Laxman juga mengajak untuk bersama-sama mengangkat topi sebagai bentuk penghargaan pada inisiatif mulia sang guru. Selain itu, Laxman juga mengarapkan doa agar kondisi tersebut bisa segera teratasi.
Sawant pun menjelaskan bahwa layanan becak gratis yang ia sediakan akan terus dilakukannya selama gelombang Covid-19 masih berlanjut. Bahkan ia pun juga mendapatkan suntikan dana untuk upayanya tersebut. Dari Ministry of Corporate Affairs (MCA) juga telah mengumumkan bahwa akan menggunakan seluruh biaya untuk bahan bakar becak milik Sawant.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya