Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Buaya Berwarna Oranye Di Charleston (siakapkeli.my)
Dream - Warga Charleston, California, Amerika Serikat, terkejut dengan munculnya seekor buaya aneh. Beda dengan kebanyakan buaya dengan berwarna gelap, kulit reptil yang membuat geger warga ini berkelir oranye.
Karena warna unik itu, warga menyebutnya dengan julukan 'buaya Trump' atau Trump-a-gator. Oranye memang mirip dengan warna rambut Presiden AS itu.
" Kami menjulukinya sebagai Buaya Trump, karena warnanya itu," kata salah seorang warga.

Buaya dengan warna aneh itu memicu berbagai spekulasi. Sebab, rata-rata warga di daerah tersebut tidak pernah melihat buaya berwarna cerah seperti itu.

Menurut pakar dari Departemen Sumber Daya Alam Carolina Selatan, warna oranye buaya sepanjang 4-5 kaki itu bukanlah alami.
" Ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor. Dia mungkin menghabiskan musim dingin di dalam pipa baja selokan yang berkarat," kata pakar itu.
Sumber: siakapkeli.my
© Dream
Dream - Liburan Tahun Baru Imlek adalah waktu untuk berkumpul dengan anggota keluarga setelah telah terpisah selama satu tahun. Tapi bagaimana jadinya jika anggota keluarga yang berkumpul mencapai 500 orang.
Itulah yang terjadi pada keluarga Ren yang tinggal di Desa Shishe, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Untuk merayakan Tahun Baru Imlek tahun ini, enam generasi keluarga Ren berkumpul di kampung halaman.
Dan agar sesi foto bersama bisa menjangkau semuanya, 500 anggota keluarga Ren semuanya berkumpul di depan sebuah tebing.
Foto keluarga Ren ini mungkin foto keluarga terbesar dalam sejarah manusia.
Tidak bisa membayangkan berapa uang yang diterima anak-anak keluarga Ren, setelah mendapat angpow dari sanak keluarga mereka.




© Dream
Dream - Media sosial di Malaysia heboh ketika sebuah foto menampilkan sosok menyerupai hantu bermain ayunan di Pantai Batu Buruk, Terengganu, beredar baru-baru ini.
Dalam foto jelas sekali sosok hantu itu duduk di atas sebuah ayunan di area bermain, tempat wisata itu.
Berbagai reaksi muncul dari netizen menyusul beredarnya foto itu. Beberapa bahkan merasa khawatir akan bertemu dengan makhluk gaib menyeramkan itu saat wisata ke Pantai Batu Buruk hingga malam.
“ Baru nak pergi liburan ke Pantai Batu Buruk, ada masalah ini,” tulis Ladyzue Aida.
Namun, orang-orang bisa menarik nafas lega ketika Walikota Kuala Terengganu, Mohd Zulkifli Abu Bakar menyangkal gambar itu. Zulkifli menjelaskan itu hanyalah rekaan semata-mata.
Menurutnya, foto yang beredar sejak awal pekan ini adalah tidak benar. Foto itu dibuat untuk menakut-nakuti orang yang berkunjung ke pantai tersebut.
Zulkifli menambahkan Dewan Kota Kuala Terengganu (MBKT) tidak akan membongkar semua ayunan yang ada di pantai itu menyusul beredarnya foto mahkhluk gaib tersebut.
Bahkan, pihaknya akan menambah satu set ayunan lagi di area tersebut, termasuk tiga di depan area berjualan Batu Buruk dan satu di pinggir pantai.
(Ism, Sumber: mynewshub.cc)
© Dream
Dream – Sebuah video Snapchat mengejutkan publik. Sebab, video itu menunjukkan seorang pemuda yang nekat membakar selembar uang 20 poundsterling (Rp332.953) di depan seorang tunawisma.
Dilansir dari Metro, Senin 13 Juli 2017, seorang pria yang tidak disebutkan namanya ini, membakar uang kertas pada malam hari di depan seorang gelandangan.
Diketahui yang bersangkutan adalah seorang pelajar Universitas Cambridge dan tengah mabuk.
Ketika mulai membakar uang dengan korek gas, pria tersebut mengucapkan sesuatu yang tidak jelas maksudnya. “ Beberapa shelter untuk tunawisma,” kata dia.
Disebutkan pula dia adalah anggota dari Asosiasi Mahasiswa Universitas—semacam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
“ Saya melihat video itu dan terkejut ada seseorang yang melakukannya. Saya mengutuk aksi itu,” kata seorang pelajar Universitas Cambridge yang lain.
Rupanya pria pembakar uang itu bernama Ronald Coyne yang merupakan mahasiswa sarjana di kampus Pembroke.
Pihak badan mahasiswa universitas pun bertindak tegas. Mereka tidak segan untuk mencabut keanggotaan mahasiswa pembakar uang di depan tunawisma.
Kejadian ini pun menyedot perhatian pihak universitas. Masalahnya, mereka menggandeng tunawisma untuk amal sebelum insiden pembakaran uang terjadi.
“ Ada kejadian yang mengganggu di mana seorang mahasiswa Cambridge mabuk dan mengganggu tunawisma. Kami juga akan memanggil yang bersangkutan,” kata pendiri Yayasan Amal Cambridge untuk Tuna Wisma, George Clarke. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya