Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Mahasiswa Nekat Membakar Uang Di Depan Tunawisma. (Foto: Metro.co.uk)
Dream – Sebuah video Snapchat mengejutkan publik. Sebab, video itu menunjukkan seorang pemuda yang nekat membakar selembar uang 20 poundsterling (Rp332.953) di depan seorang tunawisma.
Dilansir dari Metro, Senin 13 Juli 2017, seorang pria yang tidak disebutkan namanya ini, membakar uang kertas pada malam hari di depan seorang gelandangan.
Diketahui yang bersangkutan adalah seorang pelajar Universitas Cambridge dan tengah mabuk.
Ketika mulai membakar uang dengan korek gas, pria tersebut mengucapkan sesuatu yang tidak jelas maksudnya. “ Beberapa shelter untuk tunawisma,” kata dia.
Disebutkan pula dia adalah anggota dari Asosiasi Mahasiswa Universitas—semacam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
“ Saya melihat video itu dan terkejut ada seseorang yang melakukannya. Saya mengutuk aksi itu,” kata seorang pelajar Universitas Cambridge yang lain.
Rupanya pria pembakar uang itu bernama Ronald Coyne yang merupakan mahasiswa sarjana di kampus Pembroke.
Pihak badan mahasiswa universitas pun bertindak tegas. Mereka tidak segan untuk mencabut keanggotaan mahasiswa pembakar uang di depan tunawisma.
Kejadian ini pun menyedot perhatian pihak universitas. Masalahnya, mereka menggandeng tunawisma untuk amal sebelum insiden pembakaran uang terjadi.
“ Ada kejadian yang mengganggu di mana seorang mahasiswa Cambridge mabuk dan mengganggu tunawisma. Kami juga akan memanggil yang bersangkutan,” kata pendiri Yayasan Amal Cambridge untuk Tuna Wisma, George Clarke. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya