Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Inilah yang namanya kadung jatuh cinta. Berapapun harta yang disodorkan takkan pernah rela hati melepasnya.
Kisah langkah ini terjadi di China. Seorang pria renta berusia 78 tahun begitu mencintai tanaman yang dirawatnya puluhan tahun lalu. Namanya, Wang Genliang.
Kembali era 1970-an, Wang menerima sebuah pohon seperti rumput kecil dari temannya. Saat itu tingginya Sekitar 20-30 centimeter saja.
Selama 40 tahun, tanaman itu dirawat Wang dengan telaten. Berkat kasih sayang yang diberikan Wang, itu terus tumbuh dan bertinggi tegak hingga mencapai 2,5 meter dan bisa dilihat dari kejauhan.
Sebanyak 2-3 kali setahun, Wang membawa tangga untuk memangkas pohon itu. Dan di tangan dingin Wang, pohon itu menjadi biasa. Dengan telaten dia membentuk pohon menyerupai seekor ayam jago.
Seiring waktu, pohon Wang jadi perhatian masyarakat di provinsi Jiangsu. Hampir setiap hari orang berduyun-duyung datang untuk melihat dan berfoto di depan ayam jago itu.
Yang mengejutkan, Wang mengaku pernah suatu ketika ada seseorang yang berani membeli ayam jagonya itu sangat mahal. Ya, si pembeli mau menguras uang 100 ribu yuan, atau Rp 194 juta. Siapa yang mau menolak tawaran itu.
Namun Wang terlanjur jatuh cinta. Tawaran ratusan juta rupiah itu ditolaknya. " Saya tak bisa jauh darinya," katanya dikutip laman shanghaiist, Jumat, 3 Februari 2017. " Ini adalah masa lalu saya dan aku tak mau melepasnya hanya untuk uang."
Sikap Wang ternyata memicu reaksi masyarakat China. Dia dianggap bodoh karena tak mengambil tawaran itu.
" Kamu harus menjualnya! Dengan 100 ribu yuang kamu bisa membeli semua tanaman di tempat pembibitan," ujarnya.
Sebagian netizen meragukan cerita yang dikatakan Wang. " 100 ribu yuan? Bohong. Bahkan jika harganya 10 yuan Saya takkan mau membelinya," katanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya