Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lauren Singer
Dream - Gadis asal Kota New York, Amerika Serikat, Lauren Singer, mengaku hanya menghasilkan satu toples sampah dalam kurun 4 tahun terakhir. Dengan cara ini, dia ingin membuktikan kepada dunia bahwa gaya hidup yang bebas sampah memang mungkin dilakukan.
Ia memulai gaya hidup Zero Waste (tidak menghasilkan sampah sama sekali) saat masih menjadi mahasiswi jurusan tehnik Lingkungan di New York University (NYU).
Semasa kuliah, dia membuat proyek yang bertujuan meminimalisasi sampah yang terbuang.

Singer mengatakan, ada dua hal yang membuatnya memilih hidup ramah lingkungan. Pertama, saat dosennya, Profesor Jeffrey Hollender, memberikan perkuliahan tentang pentingnya hidup dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dimiliki.
Ke dua, saat Singer melihat teman kampusnya selalu membawa bekal makan siang menggunakan kantong plastik sekali pakai.
Lewat sebuah video, Singer membeberkan cara hidup anti mainstremnya dengan tidak menghasilkan sampah apa-apa.
Mulai dari membuat pasta gigi, deodoran, dan sabun cuci, sendiri. Hingga berhenti membeli produk berkemasan dan mulai membawa tas serta botol sendiri untuk diisi produk-produk grosiran di pasar swalayan.

Singer juga berhasil mendirikan perusahaan ramah lingkungan yang bernama The Simply Co. Kebanyakan orang mungkin enggak akan siap untuk drastis melakukan seperti apa yang Singer lakukan.
Tapi tindakannya yang inspiratif ini patut ditiru. Ya, setidaknya memulai dengan tidak perlu meminta kresek saat belanja dan membawa tas kain sendiri dari rumah. Lumayan kan bisa mengurangi sampah plastik.
Gimana berani coba?
(thevocket.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya