Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bikin Geram, Pemuda Bermain Skateboard di JPO Jakarta

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 10 Maret 2021 13:45
Bikin Geram, Pemuda Bermain Skateboard di JPO Jakarta
Video pemuda bermain skate di JPO Jakarta itu, langsung memicu komentar pedas warganet dan mengecam aksi tak etis tersebut.

Dream - Baru-baru ini viral video dua pria bermain skateboard di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jakarta. Aksi itu langsung menuai kecaman dari warganet karena aturan melarang penggunaan skateboard di jembatan penyeberangan.

Salah satu akun yang membagikan video aksi skater di JPO Jakarta itu adalah @jakartabersuara. Dalam video itu, dua orang skater terlihat sedang meluncur di JPO. Satu pria di belakang menggunakan sepatu roda dan bertugas merekam, sedangkan pria lainnya mengenakan kaus hitam menggunakan skateboard.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA BERSUARA (@jakartabersuara)

1 dari 6 halaman

Meminta Maaf

Setelah videonya viral, dua pemuda yang bermain skateboard dan sepatu roda itu akhirnya meminta maaf. Lewat akun Instagram @aixnuh, kedua pemuda yang viral itu menyampaikan permohonan maafnya kepada beberapa pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

" Kami meminta maaf sebesar besarnya terutama kepada pengguna JPO dan masyarakat, komunitas skate, komunitas sepatu roda, dan paling utama kepada pak Gubernur @aniesbaswedan dan bang @satriavijie karena kami telah membuat keresahan yang berada di sosial media," ucap salah satu pemuda dalam video.

Dua pemuda itu menyebutkan alasan mereka menggunakan JPO untuk bermain skateboard dan sepatu roda. Mereka mengaku tak menyadari adanya larangan bermain skateboard yang terpajang di pintu masuk JPO.

" Kami benar-benar tidak menyadari bahwa adanya larangan bermain skateboard di area JPO. Karena kami baru bermain di tempat itu dan sebelumnya tidak sedikit juga komunitas beroda yang menggunakan area JPO selain pejalan kaki," lanjutnya.

2 dari 6 halaman

Lebih lanjut, pemuda itu menjelaskan bahwa video tersebut dibuat sebelum adanya pertemuan antara bang Satria Vijie dengan Pak Gubernur Anies Baswedan.

Di akhir video klarifikasi, mereka kembali mengucapkan permohonan maaf atas tindakan melanggar aturan JPO. Ia pun berharap permintaan maaf bisa diterima dan berjanji tidak akn mengulanginya.

" Sekali lagi kami meminta maaf, dan secara sadar kami akui atas kesalahan yang kami perbuat yang menimbulkan keresahan masyarakat. Semoga bisa diterima klarifikasi ini dan semoga tidak ada yg mengulangi kesalahan kami ini," ujar pemuda itu.

      View this post on Instagram      

A post shared by JAKARTA BERSUARA (@jakartabersuara)

3 dari 6 halaman

Main Skateboard Malam-Malam, Pemuda Ngacir Lihat Sosok Putih Seram di Kegelapan

Dream - Aktivitas santai seorang remaja Malaysia yang bermain skateboard di sekitar rumahnya di Beranang, Hulu Langat, Selangor berubah jadi kisah seram.

Menurut Muqris Mohd Roshisham, dia terkejut saat melihat penampakan makhluk putih saat sedang merekam aksinya sebelum lari pulang ke rumahnya.

Bercerita lebih rinci tentang kejadian itu, Muqris mengungkapkan peristiwa itu terjadi antara pukul 12 malam hingga 1 pagi pada hari Minggu, 14 Februari lalu.

4 dari 6 halaman

" Saya main skateboard di sekitar rumah, di jalan perumahan. Pada waktu yang sama, saya juga merekam untuk dibuat konten.

" Secara otomatis, selain aksi bermain skateboard, saya juga merekam keadaan sekitar kiri dan kanan," kata pemuda 19 itu mengawali kisah seramnya.

Namun, baru beberapa menit bermain skateboard, kamera Muqris tiba-tiba menangkap sosok putih aneh yang bergerak di kegelapan.

" Kemudian saya berhenti. Saat jalan lagi ke depan dan menoleh belakang, saya lihat sudah menghilang. Saya tinggalkan skateboard dan langsung lari pulang," ujar Muqris.

 

5 dari 6 halaman

Saking takutnya Muqris dengan pengalaman singkat tapi seram itu, skateboard yang tertinggal baru diambil jam 1 pagi oleh abangnya.

Menurut pelajar Kolej Vokasional Kajang, itu, kejadian tersebut menyebabkan kesehatannya terganggu. Dia dua hari mengalami demam.

Bahkan, katanya, abang serta tetangganya juga pernah melihat kejadian aneh di sekitar kawasan perumahan tersebut.

" Saya berdebar-debar, sudah dua hari demam. Ini kejadian pertama yang saya alami di kawasan perumahan itu. Tapi tetangga dan abang saya pun pernah lihat.

" Setelah kejadian itu, sehari kemudiannya saya buat live di TikTok untuk memperlihatkan kawasan itu," kata Muqris.

Menurut Muqris, ada netizen yang bilang mereka lihat sosok anak-anak juga. Ada juga yang bilang itu kuntilanak.

Namun tidak sedikit yang tak percaya, dan menganggap itu sebenarnya hanyalah orang yang buang sampah dan sebagainya.

" Tapi kawasan itu memang tidak ada orang. Sosok itu saya lihat dekat tempat parkir, di situ hanya ada kebun saja.

" Sosok itu berbaju putih, tapi saya lihat dari belakang. Beruntung saya tidak bertatapan mata dengannya," ujarnya lagi.

6 dari 6 halaman

Mengenai kejadian yang dialaminya itu, Muqris hendak menjadikannya sebagai sebuah pelajaran sekaligus teguran.

" Kadang-kadang mereka muncul ingin memberi peringatan. Seperti saya, mungkin mereka ingin menegur sebab saya main skateboard sampai lewat tengah malam," pungkas Muqris.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar