Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Toko mi di Guangxi, di China bikin banyak pelanggan kepincut. Mereka selalu datang kembali usai mengonsumsi mi bikinan kedai tersebut.
Siapa sangka kalau mi di kedai tersebut punya ramuan rahasia yang bikin kecanduan. Bahan bumbu mi ternyata mengandung opium.
Dilaporkan World of Buzz, peristiwa ini terungkap ketika salah satu pelanggan terindikasi positif menggunakan narkoba jenis morfin saat inspeksi dari pihak kepolisian.
Pelanggan tersebut bersikukuh tak menggunakan narkoba. Polisi kemudian menginterogasinya.
Dia hanya menjawab mengonsumi mi siput di sebuah kedai. Merasa curiga, pasukan polisi segera mendatangi kedai penjual mi dan memeriksa kandungan di produk yang dijual.
Polisi akhirnya menyita sekantong bubuk siput yang dites positif mengandung morfin.
Setelah itu, mereka menutup toko dan menemukan sekitar 76 gram bubuk biji opium.

Pemilik toko akhirnya diamankan polisi. Selama interogasi, ia mengaku menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan bisnisnya.
Dengan bubuk opium itu dia ingin membuat pelanggannya kecanduan. Sehingga, pelanggan datang kembali untuk mengonsumsi mi yang dia buat.
Dia juga mengatakan bahwa bubuk yang dia gunakan ditanam di kampung halamannya sekitar empat tahun lalu. Kasus ini masih dalam proses pengadilan dan sedang menunggu penyelidikan dan tindakan lebih lanjut.
Dream - Pemilik toko mi di Kota Zhejiang, Shaoxing, China, terkejut dengan keuntungan bisnisnya dalam dua hari berturut-turut. Dia merasa ada yang janggal dengan pemasukan yang diperolehnya.
![]()
Setelah diperiksa lebih lanjut, dia menyadari bahwa sebagian besar hasil penjualan berasal dari pembayaran tunggal senilai 1.001.264 yuan, atau Rp1,9 miliar.
Si pemilik toko, yang tak disebut namanya itu, menduga, seorang pembeli salah memasukkan angka ke pembayaran.
Sebab, biaya maksimum satu hidangan di toko itu yaitu sekitar 19 yuan, setara Rp37 ribu. Si pemilik toko dan suaminya segera menduga si pelanggan memasukkan pembayaran senilai 1 juta yuan.
Pemilik resto itu mengatakan kepada Shanghaiist bahwa pembayaran itu berasal dari pelanggan yang telah membayar makan untuk dirinya sendiri dan tiga teman-temannya. Tagihan untuk makan yaitu 85 yuan, atau Rp169 ribu, dan biaya keanggotaan senilai 100 yuan, senilai Rp199 ribu.
Dia mengatakan bahwa dia telah mengembalikan uang itu dan menelepon pelanggan yang tampaknya tidak menyadari ada sesuatu yang salah.
Terlepas dari bukti pembayaran, netizen di Weibo menduga cerita ini asli. Mereka menanyakan jenis bank dan pembayaran yang diterima sehingga bisa melakukan konfirmasi.
Pengguna internet bertanya-tanya apakah semuanya dilakukan pemilik mie untuk menghidupkan publisitas untuk " Warung Mie 1 juta yuan."
Dream - Rasa makanan dan minuman yang enak serta tempat nyaman tentu menjadi faktor utama orang memilih sebuah restoran.
Namun selain itu, ada faktor penting lainnya yang ternyata sering terabaikan. Yaitu kebersihan dan higienitas restoran.

Faktor ini kerap terabaikan karena memang kebersihan yang ada di bagian dapur restoran tak terlihat oleh mata para pelanggan.
Dikutip dari laman boredpanda.com, beberapa waktu lalu viral sebuah video yang memperlihatkan dapur kotor dari sebuah retoran terkenal di Hampton, Virginia, Amerika Serikat.
Video itu diambil secara diam-diam oleh seorang pelanggan sebelum akhirnya viral dan membuat resah warganet.
" Saya memilih untuk duduk di ujung bar restoran tempat dimana pegawai mengeluarkan makanan dan minuman. Dari tempat itu terlihat dapur tempat retoran itu menyajikan makanan," ucap sang pelanggan bernama Kurt Fortner.
" Yang membuat saya terkejut disana banyak pelanggaran kesehatan dan keselamatan. Mulai dari ayam mentah di lantai, minuman kotor tertinggal di meja, bahkan membersihkan bawah penggorengan dengan peralatan yang sama yang digunakan untuk layanan makanan," tambah dia.
Kejadian ini pun sangat disayangkan banyak orang, mengingat restoran tersebut termasuk populer dan menjadi tempat makan favorit.
Sejak diunggah video ini sudah ditonton lebih dari 75 ribu kali dan mendapat banyak kecaman warganet.
Berikut videonya:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya