Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Ditemukan Di Bogor Saat Banjir
Dream - Beberapa wilayah di Jabodetabek terpantau terendam banjir pada Kamis, 25 April 2019 malam. Hingga kini banjir di beberapa wilayah itu belum terlalu surut.
Ada kejadian yang membuat merinding ketika banjir merendam sekitar Perumahan Vila Mahkota Pesona, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Jumat, 26 April 2019.
Pasalnya, warga yang berada di sekitar Vila Mahkota Pesona menemukan ular sanca sepanjang 4 meter. Ular itu masuk ke kawasan itu karena terbawa aliran banjir.
" Ular ditemukan pada saat banjir, panjang empat meter, jenisnya sanca biasa," ujar Ketua Komunitas Peduli Sungai Cikeas-Cileunsi, Puarman dikutip dari laman Merdeka.com.
Banjir yang berada di wilayah ini diakibatkan dari meluapnya Sungai Cikeas. Banjir kemudian merendam pemukiman warga dengan tinggi sekitar 40 sampai 130 sentimeter.
Puarman berujar, banjir paling parah berada di perumahan Vila Mahkota Pesona RW 25 dan Vila Nusa Indah 3 RW 36.
Menurutnya, banjir yang diakibatkan dari luapan Sungai Cikeas ini sudah mencapai puncaknya yakni 495 meter. Padahal, batas tinggi air di sungai itu hanya 200 sentimeter.
Meski demikian, Puarman bersyukur sungai yang meluap hanya SUngai Cikeas saja, sementara Sungai Cileungsi yang juga lokasinya berdekatan kondisinya terpantau normal.
(ism, Sumber: Merdeka.com/ Adi Nugroho)
Dream - Seekor ular piton atau sanca membuat geger masyarakat di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Pontianak Kota, Pontianak, Kalimantan Barat. Ular itu terpergok warga tengah berusaha memanjat dinding dan masuk ke atas plafon atap.
Peristiwa ini berlangsung pada Minggu, 21 April 2019. Ukuran ular tersebut sangat besar, dengan diameter badan sebesar paha orang dewasa.
Akun Instagram @ndorobeii mengunggah video ular tersebut saat dicegah warga agar tidak masuk lebih dalam ke kolong atap. Sayangnya, bagian kepala hingga setengah badan ular itu sudah ada di atap kios.
" Ular berukuran sebesar paha orang dewasa ini tampak berusaha masuk melalui plafon rumah," tulis admin, diakses pada Selasa, 23 April 2019.
View this post on InstagramA post shared by N D O R O (@ndorobeii) on
Warga berusaha menarik bagian belakang ular itu yang masih menjuntai. Saking kuatnya, warga akhirnya mengikat ekor ular itu pada tiang.
" Ada juga beberapa warga yang menepuk-nepuk bagian tubuh ular yang bagian kepalanya masih berada di dalam rumah," tulis admin.
Ular itu dilaporkan membuat plafon rumah warga jebol. Panjang ular itu belum dapat diketahui mengingat belum dapat ditarik keluar oleh warga.
" Belum diketahui asal mula bagaimana ular piton tersebut bisa masuk ke plafon rumah warga," tulis admin.
Dream - Seekor ular piton muncul di terminal wisata Sunan Bonang, Kebonsari, Tuban, Jawa Timur, Rabu pagi 10 April 2019. Ular berukuran raksasa itu tiba-tiba muncul di atas kios dan ditangkap oleh warga.
Menurut laman Beritajatim.com, ular piton itu mengagetkan sejumlah pedagang dan juga warga yang ada di lokasi. Sebab, ular itu tiba-tiba berada di atas kios milik Joko Suyarso (58), warga Kelurahan Kebonsari, Kota Tuban.
“ Mungkin ularnya itu dari belakang kios, tiba-tiba sudah ada di atas situ. Kalau di belakang itu kan dulu kuburan,” terang Joko Suyarso.
Binatang melata sepanjang tiga meter itu berasal dari kawasan belakang terminal wisata religi itu. Ular itu diyakini datang dari kawasan tanah milik Perhutani.
Setelah ditangkap, ular itu diamankan oleh pemilik kios dan rencananya akan dijual bila ada yang minat untuk membelinya, sehingga ular itu tidak kembali lagi ke kawasan tersebut.
Ular piton seukuran paha orang dewasa itu diduga akan memangsa hewan ternak yang ada di atas kios. Memang, di atas kios Suyarso terdapat burung merpati.
“ Tadi itu mau makan burung merpati saya itu, mungkin ularnya lapar. Kemudian langsung kita tangkap secara bersama-sama,” tambah Suyarso.
Dan, proses penangkapan piton itu berlangsung dramatis. Sebab, keberadaan ular itu awalnya berada di atas bangunan kios di tempat terminal wisata itu.
Setelah dijinakkan, kepalanya ular diikat dengan lakban. Kemudian dimasukan ke dalam kasung.
“ Rencana kalau mau ada yang beli ya dijual, tapi untuk sementara diamankan dulu supaya tidak lepas lagi. Sudah sering ada ternak warga sekitar Kebonsari ini yang di makan ular,” ujar Suyarso.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya