Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bharada E Saat Saat Menjalani Pemeriksaan Di Komnas HAM (Liputan6.com/Johan Tallo)
Dream - Penyebab kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mulai terungkap. Hingga saat ini, Polri telah menetapkan dua tersangka.
Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E dengan jeratan pasal pembunuhan. Kemudian Brigadir RR alias Brigadir Ricky Rizal, ajudan istri Irjen Ferdy Sambo. RR dijerat pasal pembunuhan berencana.
" Brigadir RR Pasal 340 Subsider 338 Jo 55 dan 56 KUHP," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, Minggu 7 Agustus 2022.
Saat menjalani pemeriksaan lanjutan, Bharada E merevisi semua keterangan awal yang sebelumnya dibeberkan. Tidak hanya itu, dia juga mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut
Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Bharada E, Muhammad Boerhanuddin.
Boerhanuddin mengatakan, Bharada E merevisi seluruh keterangan awal yang diberikan saat diperiksa penyidik.
Hal itu disampaikan kliennya saat menjalani pemeriksaan lanjutan pada Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 22.00 WIB sampai Minggu 7 Agustus 2022.
" Iya kemarin Bharada RE diperiksa, dia di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan) ulang lagi," kata Boerhanuddin saat dihubungi, Minggu 7 Agustus 2022.
Menurut Boerhanuddin, selama ini publik mengetahui Bharada E sebagai pelaku tunggal dalam tewasnya Brigadir J. Ternyata tidak demikian.
" (Ada pihak lain yang terlibat) kami tak bisa ungkap dahulu pihak-pihak lain yang dimaksud karena kita tidak mau melewati kewenangan dari Polri. Ini juga kan masih proses penyidikan juga," ujar dia.
Boerhanuddin menyampaikan, Bharada E telah mengungkap fakta sebenar-benarnya dan tidak ada lagi yang ditutup-tutupi.
" Akhirnya diungkap semuanya, setelah itu dia (Bharada R) merasa plong, lega gitu udah sampaikan yang sebenarnya," ujar dia.
Burhanuddin memastikan, dengan disebutnya sejumlah nama oleh Bharada E. Sehingga, bukan hanya satu orang saja yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.
" Iya, bukan (satu orang). Makanya disebut semalam waktu wawancara, kita bukan pelaku tunggal. Ada pelaku lain juga. Makanya minta perlindungan LPSK gitu," ungkapnya
Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, mengatakan kliennya telah mengaku mendapat perintah atasan untuk melakukan tindak pidana pembunuhan.
" Ya dia (mengaku) diperintah oleh atasannya. Ya perintahnya ya untuk melakukan tindak pidana pembunuhan," kata Deolipa.
Saat ditanyakan, apakah atasannya yang dimaksud sesama ajudan, Deolipa memastikan bukan. Kliennya diperintah atasannya langsung.
" Enggak, enggak (sesama ajudan) atasan langsung, atasan yang dia jaga," tegasnya.
Usai ditetapkan tersangka, Bharada E berencana mengajukan justice collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Dia ingin membantu penyidik mengungkap peristiwa penembakan Brigadir J.
" Dia sudah sampaikan semuanya (fakta yang sebenarnya), dari keterangan sudah jelas semua. Makanya kita mau ajuin justice collaborator. Ini kan salah satu syaratnya bahwa dia (Bharada E) bukan pelaku tunggal," kata Boerhanuddin.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya