Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah Bangun Tidur Nangis Ternyata Mimpi Mendiang Ibu, Cium Fotonya Di Buku Yasin
Dream - Kehilangan seorang ibu memang berat, apalagi bagi seorang bocah yang masih ingin menikmati masa-masa bersama orangtua tercinta.
Namun ketika takdir berkata lain, ajal pun memisahkan. Semuanya memang sudah kuasa Tuhan.
Seperti yang dirasakan bocah laki-laki satu ini, yang sangat terpukul setelah kehilangan sang ibu. Rasa rindu yang mendalam membuatnya kerap bertemu sang bunda di mimpi.
Mirisnya, setelah terbangun, bocah itu justru menangis histeris karena sadar tidak lagi bisa bertemu ibunya.

Momen menyayat hati itu viral usai diunggah akun TikTok @tiaamr19. Dalam video terlihat seorang bocah laki-laki menangis setelah terbangun dari tidurnya.
" dia yang terbangun Mimpi Ibu nya 🥺🥲😭 Rindu Ibu 🫂💚🥰 yuk bisa yuk dek 💞," tulis keterangan video.
Bocah berbaju merah itu terlihat ditenangkan oleh seorang wanita yang merekam video. Berusaha tegar, ia lantas mengambil buku yasin yang berisi foto mendiang ibunya.

Ia kemudian mencium buku tersebut sambil memanggil-manggil sang ibu. " Udah jangan nangis lagi dek, ibu udah tenang di surga," ujar wanita perekam video.
Tak kuasa menahan kesedihannya, bahkan si wanita pun ikut menangis.
Video bocah yang menangis saat bangun tidur karena memimpikan ibunya itu viral di media sosial hingga ditonton lebih dari 5,4 juta kali. Banyak yang ikut terharu dan mendoakan sang anak agar selalu tabah.
" Ya allah pengen banget peluk adeknya, sehat selalu dek."
" nangis nya berat bgt,percayalah nangis seperti itu sakit bgt,,yg ikhlas ya dek,jadi anak yg sholeh supaya ibu bangga di syurga nya Allah😢😇."
" kehilangan Ibu di usia nya yg msh kecil, saya ga bisa bayangin gimana rindunya adek ini...Alfatihah untuk Mama adek😇"
" ya Allah g kuat bngtt liat di dede😓"
" adekk ikhlas ya sayangg, ibu bahagia disanaa udah ga sakit lagii🥰 semoga besar nanti adek bisa banggain ibu yaa🥰."
@tiaamr19 dia yang terbangun Mimpi Ibu nya 🥺🥲😭 Rindu Ibu 🫂💚🥰 yuk bisa yuk dek 💞
♬ RINDU IBU - y_3ft_🅰️
Dream - Seenak apapun masakan seorang chef terkenal, tidak akan bisa mengalahkan hidangan dari tangan seorang ibu.
Selera ketika makan sudah tentu berbeda karena kita sudah sehati dengan masakan ibu. Ibunda yang telah mengandung kita selama sembilan bulan.
Namun kenyataan yang terlalu pahit terpaksa ditelan ketika kita tak bisa lagi menikmati masakan ibu untuk selama-lamanya.
Begitulah kisah yang dialami pria dari Malaysia ini setelah kepergian sang ibu untuk selama-lamanya.
Dalam video yang beredar di media sosial, pria itu terlihat menyantap masakan ibunya dengan tatapan kosong.
Ternyata, makanan itu menjadi masakan terakhir dari sang ibu sebelum dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Bahkan ia sampai menghisap daun yang ada di dalam lauk, seperti tak ingin menyisakan setetes bumbu pun.

“ Hasil tangan terakhir mama sebelum dipanggil Tuhan, aku hisap sisa daun ini tinggal kenangan terakhir,” tulis pria itu, dilansir dari mStar
Pria itu mengaku syok karena sang ibu meninggalkannya tiba-tiba. Ia menceritakan ibunya meninggal pada Rabu lalu sesaat setelah melaksanakan sholat Dhuha. Bahkan, sang ibu meninggal di pangkuan pria tersebut.
Seakan tahu akan meninggalkan sang anak untuk selamanya, mendiang ibunya memasak cukup banyak lauk dan kemudian menyimpannya di freezer.

“ Almarhumah ibu saya menyimpan banyak makanan berlebih, seolah-olah dia tahu dia akan pergi,” ucapnya.
Ia juga mengungkap penyesalannya karena tidak sempat meminta maaf kepada sang ibu sebelum kepergiannya.
“ Maafkan aku ibu, aku tidak punya waktu untuk meminta maaf di saat-saat terakhir. Sampai hari ini hati adik masih pilu,” lanjutnya.
Netizen yang menonton postingan itu turut iba dan menyampaikan rasa belasungkawa di kolom komentar. Beberapa turut menceritakan kisah serupa yang mereka pernah alami.
“ Ibuku meninggal 37 hari yang lalu. Saya masih menyimpan masakan terakhir yang dimasak ibu saya di dalam kotak meskipun saya tidak bisa memakannya lagi. Saya senang melihat itu ada di lemari es.”
“ Almarhumah ibu saya masuk ICU saat lebaran. Tapi semangat membuat ketupat lebih awal dan menyimpannya di kulkas. Jadi di pagi hari raya, saudara-saudara kita bisa makan. Sedih.”
“ Saya sempat makan makanan terakhir almarhumah. Penuh air mata di piringnya.”
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya