Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penembakan (Shutterstock)
Dream - Seorang bocah laki-laki berumur sembilan tahun di Atlanta, Amerika Serikat, Javonni Carson, ditembak empat kali. Peristiwa nahas ini terjadi ketika bocah yang duduk di bangku kelas empat SD itu sedang bermain TikTok dengan kedua saudaranya.
Menurut ibu Javonni, Keyona Carson, saat merekam video, seorang pria tak dikenal yang bersenjata tiba-tiba melepaskan tembakan ke sebuah kerumunan orang sembari menyetir.
" Dua anak saya yang lainnya ada di sana juga, dan mereka menyaksikan semuanya. Seseorang lewat dan mulai menembak," jelas Keyona.
Javonni ditembak empat kali di kakinya dan dilarikan ke rumah sakit. Bocah itu langsung dioperasi untuk mengangkat peluru dan memperbaiki tulang pahanya yang retak.

TKP penembakan berada di tempat parkir di luar Gaja Korean Bar di Atlanta Timur. Penembakan terjadi sekitar pukul 21.00 pada Rabu 8 Juli 2020.
Laporan polisi mengatakan, sedikitnya lima mobil juga menjadi sasaran tembak. Petugas menemukan 42 selongsong peluru dari TKP.
Polisi menyampaikan, tayangan CCTV menunjukkan seorang pria mengeluarkan sebuah pistol dan melepaskan tembakan dari kendaraannya saat menuju tempat parkir.
Belum ada penangkapan atas insiden ini.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Nasib nahas dialami seorang remaja berusia 13 tahun di Serpong, Tangerang Selatan. Y tewas dililit ular sanca.
Peristiwa ini terjadi di Kali Rawa Buntu, Serpong Tangerang Selatan pada Senin, 6 Juli 2020 malam. Korban diketahui bersama temannya saat itu hendak menangkap ular.
" Y melihat seekor ular besar melintas dihadapanya. Saat itu, korban dan temannya hendak menangkap ular tersebut. Namun, ular memberontak, " ujar Kapolsek Serpong, AKP Supriyanto.
Korban kalah tenaga sehingga dililit oleh ular sanca hingga meninggal dunia
Saksi yang dimintai keterangan mengaku tak ada yang melihat jenis ularnya. Yang pasti, kata dia ukuran lumayan besar.
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan, Abullah Syafei menjelaskan jenis ular adalah Sanca dengan panjang kurang lebih 4 meter. Besarnya kira-kira sepaha orang dewasa.
Namun, hingga saat ini ular tidak berhasil ditemukan.
" Ularnya pergi usai melilit korban sampai meninggal" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya