Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19. Achmad Yurianto.
Dream - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkap data terkini kasus harian pandemi virus corona di Indonesia. Pada Selasa, 14 Juli 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 23.001 spesimen sehingga totalnya menjadi 1.097.468 spesimen.
" Dari jumlah ini kita mendapatkan kasus konfirmasi positif menjadi 1.591 orang sehingga totalnya sekarang mencapai 78.572 orang," kata Yurianto.
Kasus sembuh hari ini didapatkan sebanyak 947 orang. Sehingga akumulasi pasien sembuh sejauh ini sebanyak 37.636 orang.
Sementara total angka pasien meninggal menjadi 3.710. Terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak 54 orang.
Provinsi dengan kasus baru terbanyak yaitu Jawa Timur dengan 353 positif dan 352 sembuh. Kemudian DKI Jakarta dengan 268 kasus baru dan 120 sembuh.
Selanjutnya Sulawesi Selatan melaporkan 197 kasus baru dan 144 sembuh. Kemudian Kalimantan Selatan dengan 161 kasus baru dan 54 sembuh.
Provinsi selanjutnyayaitu Sumatera Utara dengan 130 kasus baru 20 sembuh. Lalu ada Bali dengan 101 kasus baru dan 64 sembuh.
Provinsi tertinggi selanjutnya yaitu Jawa Tengan dengan 80 kasus baru dan 30 sembuh. Terakhir, Jawa Barat dengan 74 kasus baru dan 28 sembuh.
" Penularan hingga saat ini masih terjadi karena protokol kesehatan belum dijalankan," kata Yurianto.
Lebih lanjut, Yurianto kembali mengingatkan agar masyarakat disiplin menggunakan masker. Dia juga menyarankan untuk memilih yang nyaman sehingga dapat digunakan dengan tepat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya