Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Berhati-hatilah saat menggunakan fasilitas umum, termasuk lift. Jangan lupa mencuci tangan dengan sabun. Jika tidak, kamu bisa tertular dan bahkan menularkan virus corona kepada orang lain.
Simaklah kisah dari China berikut ini. Seorang wanita yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi virus corona telah menulari 71 orang dengan hanya satu menit memakai lift di apartemen.
Kasus itu terungkap setelah para peneliti kebingungan melacak sumber penularan Covid-19 di dua rumah sakit di Provinsi Heilongjiang, China, pada pertengahan April silam.
Kasus itu secara detail terdapat pada laporan penelitian Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat. Laporan itu meneliti dampak yang ditimbulkan oleh pelancong tunggal tanpa gejala terhadap penyebaran virus corona.
Asal mula kasus ini dilacak pada 2 April, saat seorang pria di Provinsi Heilongjiang terserang strok serius, yang kemungkinan merupakan dampak infeksi virus corona, namun tidak terdiagnosa infeksi Covid-19.
Pria itu dibawa ke rumah sakit dan dijaga oleh tiga putranya. Di antara ayah dan ketiga anak itu menularkan virus corona kepada 28 orang lainnya, termasuk lima perawat dan seorang dokter.
Sebelum didiagnosa terinfeksi Covid-19, pria itu dipindahkan ke rumah sakit lain untuk proses penyembuhan strok. Namun, proses pemindahan ini justru membuat 20 orang lainnya terinfeksi Covid-19.
Selama masa itu, pria lain yang ditandai sebagai pasien B, menunjukkan gejala Covid-19 dan ilmuwan menemukan bahwa varian virus tersebut berasal dari luar negeri.
Semua orang yang melakukan kontak dekat dengan pasien B dites dan diketahui positif terinveksi virus corona. Salah satunya pria yang terserang strok tadi.
Semua orang yang pernah berhubungan dengan pasien B, atau bahkan dekat dengan saat di rumah sakit, dites dan diisolasi. Namun hampir 50 dari mereka sudah tertular virus, beberapa telah menularkan virus ke sejumlah orang lainnya.
Petugas yang melacak klaster ini hampirr putus asa karena sangat sulit menemukan sumber penularannya. Mereka kkesulitan menemukan jawaban bagaimana orang-orang ini terinfeksi dengan strain virus dari luar negeri.
Pasien B bertemu dengan pria pengidap stroke dan anak-anaknya di sebuah pesta pada 29 Maret. Namun, tak ada pengunjung lain yang positif saat menjalani tes.
Karena penularannya biasanya melalui kontak dekat, para peneliti menguji pacar pasien B dan ternyata positif Covid-19. Begitu juga dengan anak perempuan yang tinggal di apartemen bersama kekasih pasien B, juga terpapar virus corona.
Pasien B mengunjungi kekasihnya itu pada 26 Maret. Namun, pacar pasien B maupun anak perempuannya tidak pernah bepergian ke luar negeri. Mereka juga tidak melakukan kontak dengan seseorang yang datang dari luar negeri, yang dicurigai membawa varian virus corona itu.
Pada 9 April, tim pelacak yang sudah putus asa akhirnya memeriksa semua penghuni tower apartemen yang sama dengan kekasih pasien B tersebut. Ternyata, satu di antara mereka, yang tinggal di lantai atas kekasih pasien B, baru saja tiba dari Amerika Setikat.
Pemeriksaan singkat mengungkap kondisi wanita yang baru saja tiba dari Amerika Serikat itu baik-baik saja. Wanita tersebut juga telah melakukan isolasi mandiri sesuai protokol. Namun tes usap menunjukkan wanita itu memiliki antibodi Covid-19.
Pada pemeriksaan wawancara yang lebih mendalam diketahui bahwa wanita itu tidak berhubungan langsung dengan anak dan kekasih pasien B yang tinggal di lantai bawahnya, sehingga tim pelacak menyimpulkan satu kemungkinan penyebaran virus corona strain luar negeri di China itu.
Kesimpulan tim pelacak itu tertuju pada lift pada blok yang sama di apartemen tersebut. Wanita yang datang dari AS itu menggunakan lift apartemen itu saat menjalani isolasi mandiri.
" Karena itu, kami yakin A0 (wanita yang datang dari AS) merupakan orang (penular) tanpa gejala dan B1.1 (putri kekasih pasien B) terinfeksi setelah melakukan kontak dengan permukaan lift di bangunan yang mereka tinggali," demikian laporan penelitian tersebut.
" Hasil penelitian kami mengilustrasikan bagaimana seorang yang terinfeksi SARS-COV-2 (virus penyebab Covid-19) bisa menyebabkan penularan komunitas," tulis kesimpulan penelitian itu.
Para peneliti yakin anak perempuan kekasih pasien B yang tinggal di lantai bawah wanita --yang datang dari AS-- pasti menyentuh wajah, mata, maupun hidung, setelah menggunakan tombol yang sama pada lift apartemennya.
Penelitian itu menekankan sangat pentingnya mencuci tangan dan isolasi untuk mencegah penyebaran virus corona.
" Langkah-langkah berkelanjutan untuk melindungi, menyaring, dan mengisolasi orang yang terinfeksi sangat penting untuk mengurangi dan mengatasi pandemi Covid-19."
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya